By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Pemerhati: Somasi Bukan Ukuran Kinerja, Masyarakat Lebih Menunggu Hasil Kerja Pemerintah Humbahas
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Pemerhati: Somasi Bukan Ukuran Kinerja, Masyarakat Lebih Menunggu Hasil Kerja Pemerintah Humbahas
Ekonomi

Pemerhati: Somasi Bukan Ukuran Kinerja, Masyarakat Lebih Menunggu Hasil Kerja Pemerintah Humbahas

admin
Last updated: June 27, 2026 1:12 pm
admin
1 week ago
Share
SHARE

HUMBAHAS , KLIK7TV.CO.ID – NIPolemik hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan kembali menjadi perhatian publik setelah Wakil Bupati secara resmi melayangkan surat somasi kepada Bupati. Dalam somasi tersebut, Wakil Bupati meminta agar Bupati segera menetapkan pembagian tugas dan wewenang, sekaligus memenuhi hak-hak kedinasan berupa fasilitas dan dukungan operasional.

Di tengah polemik tersebut, roda pemerintahan Kabupaten Humbang Hasundutan hingga kini dinilai tetap berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas pemerintahan, pelayanan publik, serta pelaksanaan program di lingkungan pemerintah daerah masih berlangsung tanpa gangguan yang berarti.

Pemerhati Kebijakan Publik, Sahala Arpan Saragi, SH, menilai masyarakat perlu melihat persoalan tersebut secara proporsional. Menurutnya, yang menjadi ukuran utama bukanlah dinamika hubungan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah, melainkan apakah pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

“Dalam perspektif hukum pemerintahan, yang paling utama adalah kontinuitas penyelenggaraan pemerintahan. Selama pelayanan publik tetap berjalan dan kebijakan strategis tetap dilaksanakan, maka kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” ujar Sahala.

Menurutnya, somasi merupakan instrumen hukum yang sah dan menjadi hak setiap warga negara maupun pejabat publik. Namun, penggunaan instrumen hukum tersebut tidak boleh menggeser fokus utama pemerintah daerah dalam melayani masyarakat.

“Masyarakat tentu menghormati hak Wakil Bupati untuk menyampaikan keberatan melalui jalur hukum. Namun pada saat yang sama, masyarakat juga berharap energi pemerintah daerah lebih banyak diarahkan untuk menyelesaikan persoalan pembangunan daripada mempertontonkan polemik yang berkepanjangan,” katanya.

Sahala menambahkan, substansi somasi yang menyangkut pembagian tugas, fasilitas kedinasan, dan operasional merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan yang memang memiliki dimensi kepentingan publik. Karena itu, penyelesaiannya sebaiknya dilakukan secara arif melalui komunikasi kelembagaan, bukan semata-mata melalui ruang publik.

“Publik pada akhirnya akan menilai dari hasil. Yang dibutuhkan masyarakat adalah kepastian pelayanan, pembangunan yang berjalan, dan hadirnya solusi atas persoalan daerah. Polemik tentu menjadi perhatian, tetapi tidak boleh mengalahkan substansi kerja pemerintahan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah dipilih dalam satu paket oleh rakyat. Oleh sebab itu, setiap perbedaan pandangan sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme pemerintahan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Harapan masyarakat sederhana, yakni melihat pemimpin daerah mampu membangun sinergi. Jika memang terdapat perbedaan pendapat, penyelesaiannya harus tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, bukan sekadar membangun opini di ruang publik,” tutup Sahala.

Hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan tetap menjalankan agenda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana biasa. Polemik yang berkembang di tingkat pimpinan daerah pun diharapkan segera menemukan titik temu demi menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik.(@Hrp)

You Might Also Like

Hangatkan Silaturahmi Lebaran dengan Paket Halal Bihalal diSwiss-Belinn Cawang
Menteri Karding Tandatangani MoU Optimasi Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga
Menteri Karding Dorong Skema SSW Infrastruktur dan Transportasi, Ajak Jepang Investasi Pelatihan di Indonesia
Menteri Mukhtarudin Tegaskan Pelindungan Pekerja Migran sebagai Prioritas Utama Negara
KPPU Tuntaskan Semester I 2025 di Tengah Tekanan Besar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Dorong Minat Mahasiswa Jadi Entrepreneur, UNPRI Gelar Talkshow Kewirausahaan Dan Teken MoU dengan 3 Perusahaan
Next Article Lewat Nobar Piala Dunia 2026, Kodim 1714/Puncak Jaya Perkuat Silaturahmi dengan Warga
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?