By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Menteri Karding Tandatangani MoU Optimasi Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Karding Tandatangani MoU Optimasi Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga
Ekonomi

Menteri Karding Tandatangani MoU Optimasi Tata Kelola Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga

Arman Naker
Last updated: March 6, 2025 3:49 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menyepakati penguatan kerja sama tata kelola penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah kementerian/badan negara dan dua lembaga pendidikan.

Perjanjian ini melibatkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (KemenPPPA), Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Universitas Diponegoro dan Universitas Terbuka.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indoensia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pekerja migran Indonesia sehingga memiliki daya saing tinggi di negara tujuan.

“Termasuk penyediaan data yang berkualitas dan upaya kita mengubah tata kelola manajemen pekerja migran yang kita orientasikan pada penempatan pekerja migran yang berkualitas atau skilled,” kata Menteri Karding usai acara penandatangan yang berlangsung di Kantor KemenP2MI di Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Menurut Karding, penguatan tata kelola pekerja migran dari persiapan keberangkatan, saat bekerja di luar negeri hingga menjadi purna, harus dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh berbagai aspek kehidupan, termasuk bersinergi dengan berbagai pihak.

Menteri Karding menjelaskan, sebanyak 70 persen pekerja migran Indonesia di sektor domestik adalah perempuan, dengan tingkat pendidikan maksimal SMP.

Dari data yang dikantonginya itu, Menteri Karding berharap stakeholder seperti KemenPPPA serta Kementerian Pembangunan Keluarga/BKKBN bisa terjun meningkatkan pelindungan dan pemberdayaan terhadap pekerja migran dan keluarganya.

“Nantinya Baznas bisa masuk di pemberdayaan, dengan Menteri PPPA dan Kependudukan, terkait kolaborasi tidak hanya kepada pekerja migran, tapi juga keluarga pekerja migran tetap terkawal dengan baik dan terjaga kualitasnya,” ujar Karding

“Oleh karena itu, hari ini kami berkumpul, membangun berkolaborasi dan Insya Allah ini menjadi bagian dari upaya kita melindungi dan meningkatkan kualitas keterampilan pekerja migran ke depan,” sambung Menteri Karding.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan wujud kolaborasi dan kerja sama menyelesaikan persoalan perempuan, terutama yang menimpa perempuan pekerja migran dan keluarganya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, pihaknya menyambut dengan tangan terbuka kerja sama dengan KemenP2MI ini.

Dia mengatakan, usai pendandatangan nota kesepahaman ini, BPS akan fokus menyediakan dan melakukan integrasi data-data terkait pekerja migran. Apalagi belakangan, migrasi masyakarat kerja di luar negeri semakin meningkat.

“Sinergi dan kolaborasi BPS-KemenP2MI akan sangat strategis, karena ke depan data-data soal ini diperlukan untuk menyusun kebijakan lebih baik. Apalagi pekerja migran merupakan penyumbang perekonomian Indonesia,” kata Amalia. (ARMAN R)

You Might Also Like

Lepas 112 Calon Pekerja Migran Binaan Kadin Berangkat ke Eropa, Menteri Karding : Anda Wajah Indonesia di Mata Dunia
Ojol, Kurir, dan Sopir Kerja Lebih Tenang : Iuran JKK–JKM Didiskon 50 Persen
Ekonomi Jatim Triwulan III 2025 Tumbuh 1,70% (q-to-q), Gubernur Khofifah Pertumbuhan Tertinggi se-Pulau Jawa, Bukti Soliditas Semua Pihak
Kementerian P2MI Canangkan Gerakan Nasional Migran Aman dari Hulu ke Hilir
Melalui Video Call, Menteri P2MI Apresiasi Heroik Pekerja Migran Sugianto di Korea Selatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Wamen Christina Kembali Serap Aspirasi P3MI
Next Article Kolinlamil Berikan Dukungan Moril Kepada Prajuritnya Yang Terdampak Banjir
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?