JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta kembali menggelar pengajian rutin mingguan pegawai pada Jumat (23/10). Bertempat di Gedung 1, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan pejabat struktural sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan, ketakwaan, serta pembinaan mental dan spiritual jajaran.
Pengajian kali ini menghadirkan Rendy Caesar, selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Narkotika Jakarta, sebagai penceramah. Dalam tausiahnya, ia menyampaikan materi tentang tiga amalan yang menjadi bekal manusia setelah meninggal dunia, yakni sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh.
Rendy Caesar mengingatkan bahwa kehidupan di dunia merupakan kesempatan bagi setiap manusia untuk menanam kebaikan yang manfaatnya dapat terus dirasakan, bahkan setelah ajal menjemput.
“Ketika seseorang meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang saleh. Karena itu, selagi diberikan kesempatan hidup, mari kita perbanyak amal kebaikan, berbagi ilmu yang bermanfaat, serta mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan senantiasa mendoakan orang tuanya,” ungkap Rendy Caesar.
Materi tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pegawai bahwa keberhasilan hidup tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kebaikan yang ditinggalkan dan manfaat yang diberikan kepada sesama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui pengajian rutin ini, Lapas Narkotika Jakarta terus mendorong penguatan spiritual dan pembentukan karakter pegawai yang berintegritas, amanah, serta bertanggung jawab.@Red