By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Menteri Karding dan BNI Bahas Penyaluran KUR untuk Pekerja Migran Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Karding dan BNI Bahas Penyaluran KUR untuk Pekerja Migran Indonesia
Ekonomi

Menteri Karding dan BNI Bahas Penyaluran KUR untuk Pekerja Migran Indonesia

Arman Naker
Last updated: March 19, 2025 1:34 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding menilai, manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) penting dikucurkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pasalnya, sebagian besar pekerja migran sangat bergantung pada KUR untuk mengurusi proses keberangkatan bekerja di luar negeri.

“Banyak pekerja migran ini terkendala anggaran di proses awal keberangkatan, karena tidak memiliki biaya untuk mengurus dokumen mereka. Sementara KUR cairnya di tengah, setelah mendapat kuota kerja, sehingga banyak yang tidak tercover dan memberatkan pekerja migran. Harus ada solusi untuk ini,” kata Menteri Karding saat membahas program KUR untuk pekerja migran Indonesia bersama Bank Negara Indonesia (BNI), di kantor Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), Jakarta, Rabu (19/3/2025).

Menteri Karding juga menyebut, potensi KUR bisa lebih besar bisa ditahap pemberdayaan pekerja migran. Apalagi pemberdayaan yang menjadi bagian dari pelindungan ekonomi ini diamanatkan dalam Undang-Undang tentang Pekerja Migran Indonesia.

“Seperti pendampingan usaha, akses modal untuk purna pekerja migran, daripada mereka kena pinjaman dari lembaga-lembaga yang tidak bertanggung jawab dan mengenakan bunga tinggi,” terang Karding.

Politisi PKB ini juga mengingatkan, soal literasi keuangan kepada para pekerja migran Indonesia yang bisa dikerjasamakan dengan BNI.

Apalagi menurutnya, literasi keuangan untuk pekerja migran penting, agar penyumbang devisa kedua terbesar Indonesia itu mampu mengatur keuangan mereka, agar tidak terjadi masalah karena ketidaktahuan soal mengelola keuangan.

“Kalau literasi keuangan pekerja migran bagus, maka pekerja migran bisa menabung hingga berinvestasi. Misalnya bisa memiliki rumah, asuransi kesehatan atau pendidikan anak pekerja migran,” ungkap Karding.

Diketahui, sejak awal peluncuran pada 2015 hingga 2023, BNI telah menyalurkan lebih dari Rp905 miliar kredit usaha rakyat untuk pekerja migran Indonesia. Kredit usaha rakyat BNI ini juga telah menjangkau 48.920 debitur sejak 2015-2023.

Adapun besaran KUR yang diberikan kepada pekerja migran berkisar di angka Rp25 juta hingga Rp100 juta untuk seorang pekerja migran Indonesia. (ARMAN R)

You Might Also Like

Rayhan Hakim Dinobatkan sebagai Mister Teen Sumatera Utara 2025
GP Ansor Luncurkan Warung BUMA di Bekasi, Perkuat Ekonomi Desa Lewat Kolaborasi
Menteri Yassierli : BSU Sudah Tersalurkan Untuk 2,45 juta Pekerja Hari Ini
Forum Business Matching, Ketua APJATI : Indonesia Siap Pasok Pekerja Profesional ke Eropa
Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article KPK Hibahkan Aset Hasil Rampasan Kasus Korupsi ke Pemkot Surabaya
Next Article TNI AU Makassar Anjangsana Peringati HUT ke-79 TNI AU
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?