TNI AL Dan Stakeholder Terkait Selamatkan 18 ABK Kapal Ikan Yang Tengelam

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID ,—TNI AL melalui Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V berhasil mengoordinasikan aksi penyelamatan cepat terhadap 18 orang Anak Buah Kapal (ABK) KM Puji Manunggal Sejati yang mengalami kecelakaan laut di perairan Masalembo. Rabu (21/1).

Kapal ikan berkapasitas 88 GT asal Juwana, Pati, Jawa Tengah tersebut dilaporkan tenggelam setelah mengalami kebocoran lambung akibat cuaca buruk dan hantaman gelombang tinggi pada Selasa pagi.

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.30 WIB, ketika KM Puji Manunggal Sejati yang dinakhodai oleh Budi Wahyudi sedang dalam perjalanan menuju area tangkap di Laut Arafuru. Saat melintasi perairan Masalembo, kapal mengalami kebocoran serius pada lambung bagian kiri. Situasi darurat ini segera dilaporkan oleh pihak pemilik kapal kepada TNI Angkatan Laut, dalam hal ini Koarmada II dan Kodaeral V, guna meminta bantuan evakuasi jiwa.

Merespons laporan tersebut, Kodaeral V langsung melakukan langkah strategis dengan melakukan plotting koordinat dan berkoordinasi intensif dengan Koarmada II. Berdasarkan pantauan Marine Traffic, terdeteksi KM Egon berada di posisi terdekat. Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto segera memerintahkan jajaran untuk berkoordinasi dengan Syahbandar Masalembo guna menghubungi KM Egon via radio agar segera melakukan tindakan SAR.

Dalam pernyataannya, Komandan Kodaeral V menyampaikan, “Prioritas utama kami adalah keselamatan nyawa para ABK. Begitu laporan diterima, kami langsung menggerakkan seluruh instrumen pemantauan maritim untuk mencari unsur terdekat di lokasi. Alhamdullilah, sinergi antara TNI AL, KSOP, dan kapal sipil KM Egon membuahkan hasil positif sehingga seluruh kru dapat dievakuasi sebelum kapal tenggelam sepenuhnya”, ujarnya.

Aksi penyelamatan berlangsung dramatis di tengah cuaca ekstrem. Tepat pada pukul 17.11 WIB, seluruh ABK KM Puji Manunggal Sejati yang berjumlah 18 orang berhasil dievakuasi ke atas KM Egon dalam keadaan selamat. Daftar korban selamat meliputi Nakhoda Budi Wahyudi, KKM M. Abdul Halim, serta 16 ABK lainnya yang saat ini dalam pelayaran menuju Surabaya.

Sebagai langkah lanjutan, Kodaeral V telah menyiapkan tim khusus di darat. “Kami telah menyiagakan Tim Dukungan Kesehatan (Dukes) di Dermaga Jamrud Selatan untuk memberikan penanganan medis awal. Kami ingin memastikan kondisi fisik dan psikis para korban stabil setibanya di Surabaya nanti,” tambah Komandan Kodaeral V.

Keberhasilan operasi ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut dalam menjaga keselamatan di wilayah perairan yurisdiksi nasional. Hal tersebut selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Pos serupa