SMAN 5 Medan Mendukung Pembelajaran Agama dan Sekolah Bersih

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – SMA Negeri 5 Medan mendukung pembelajaran agama dan sekolah bersih yang merupakan program Gubernur Sumatera Utara M Bobby Afif Nasution. 

Salah satu gerakan yang dilakukan adalah pembelajaran agama kepada siswa-siswi setiap hari mulai pukul 7.15 Wib sampai 7.45 Wib, semua anak didik beragama islam wajib mengikuti belajar agama islam dan bagi anak didik beragama Kristen mengikuti pendidikan rohani.

Kepala SMAN 5 Medan Supraba Ika Sari MPd.ditemui di sekolahnya Jl Pelajar Medan, Jumat (27/2/2026) menjelaskan, salah satu upaya mengatasi kenakalan siswa-siswi adalah dengan menguatkan pembelajaran keagamaan di sekolah. 

“Di bulan puasa Ramadan beragam kegiatan mulai dari Pesantren Kilat Ramadan (PKR), tadarus Alquran dan ceramah agama diberikan kepada peserta didik muslim. Sedangkan bagi yang beragama Kristen mendapatkan kebaktian berupa membaca Alkitab dan sebagainya,” ujar Supraba. 

Dia berharap pembelajaran agama ini bisa melahirkan peserta didik yang memiliki karakter dan akhlak mulia, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjaga toleransi antar beragama dan menjauhi perbuatan tercela seperti tawuran, begal, narkoba, tindakan anarkis dan lainnya.

“Saya apresiasi kepada anak didik yang sangat antusias, tekun dan serius mengikuti PKR dan pendidikan kerohaniaan sebagai upaya menguatkan keimaman kepada Tuhan,” katanya.

Selain pembelajaran agama rutin setiap hari sebelum masuk kelas, semua siswa-siswi juga di setiap hari Jumat juga harus melakukan gerakan sekolah bersih.

Gerakan Sekolah Bersih di Sumatera Utara adalah program unggulan Gubernur M. Bobby Afif Nasution, yang dijalankan Dinas Pendidikan Sumut untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman di seluruh SMA/SMK/SLB.

Program ini menekankan budaya kebersihan lingkungan, toilet, dan pengelolaan sampah. Tujuannya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menciptakan suasana belajar yang kondusif.

Aksi nyata meliputi kebersihan ruang kelas, halaman, kantin, pengelolaan sampah (3R), dan kebersihan toilet. Sasarannya seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Pemprov Sumut (SMA, SMK, SLB) baik negeri maupun swasta.

Gerakan sekolah bersih ini berkolaborasi melibatkan aktif guru, siswa, dan tenaga kependidikan.

Gerakan ini diharapkan menjadi budaya konsisten, bukan sekadar kegiatan seremonial, untuk mendukung terwujudnya Sumut yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan. 

Reporter : Marlan Pasaribu

Pos serupa