By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Mulyadi Desak KLH Tinjau Ulang Penutupan Kawasan Puncak: “Jangan Hantam Kromo, Dampaknya Luar Biasa”
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Daerah > Mulyadi Desak KLH Tinjau Ulang Penutupan Kawasan Puncak: “Jangan Hantam Kromo, Dampaknya Luar Biasa”
Daerah

Mulyadi Desak KLH Tinjau Ulang Penutupan Kawasan Puncak: “Jangan Hantam Kromo, Dampaknya Luar Biasa”

Arman Naker
Last updated: October 17, 2025 11:00 am
Arman Naker
9 months ago
Share
SHARE

PUNCAK, BOGOR, KLIK7TV.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Mulyadi mendesak Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), meninjau ulang kebijakan penyegelan dan penutupan sejumlah usaha di kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor. Menurutnya, langkah tersebut menimbulkan keresahan masyarakat dan berdampak besar terhadap perekonomian lokal.

“Saya minta kebijakan Menteri ditinjau dan dilakukan kajian. Sekarang ini seperti hantam kromo tanpa melihat dampak sosial-ekonominya,” ujar Mulyadi menjawab wartawan, di Pesona Alam Resort, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (16/10/2025).

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, kawasan Puncak adalah daerah dengan karakteristik ekonomi yang bergantung pada sektor wisata dan jasa. Penutupan hotel, restoran, dan destinasi wisata berdampak langsung pada ribuan warga yang menggantungkan hidup dari aktivitas pariwisata.

“Banyak masyarakat yang dirumahkan bahkan diberhentikan. Hotel dan restoran menurun okupansinya, petani kesulitan menjual sayuran dan buah, dan omzet juga merosot. Saya dengar dari Pak Bupati, omzet turun sampai 50–80 persen,” ungkap Mulyadi.

Minta Pemerintah Bertindak Bijak

Mulyadi mengatakan, ia sudah melaporkan kondisi ini kepada pimpinan DPR, pimpinan Komisi, serta pihak Istana melalui Sekretaris Pribadi Presiden dan Sekjen Partai Gerindra. Mulyadi juga telah berkomunikasi langsung dengan pejabat KLH agar kebijakan penutupan itu ditinjau kembali.

“Saya sudah bicara dengan Dirjen Gakkum KLH. Beliau janji tidak akan ada lagi agenda penutupan, kecuali untuk pembinaan. Bahkan sudah ada sekitar 11 sampai 15 hotel yang kembali dibuka,” ungkapnya.

Menurut Mulyadi, pemerintah seharusnya bersikap adil dan melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha yang telah memiliki izin resmi. Namun, bagi pihak yang terbukti melanggar aturan atau merusak lingkungan, penegakan hukum harus tetap dijalankan.

“Kita apresiasi pemerintah kalau menindak yang tidak berizin dan merusak lingkungan. Tapi kalau sudah berizin dan sesuai regulasi, tolong dibina. Mereka juga warga kita yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan PAD,” tegasnya.

Akibat penyegelan ini lanjutnya, banyaknya masyarakat yang kehilangan mata pencaharian dan banyak masyarakat yang tidak bisa keluar mencari pekerjaan karena keterbatasan pendidikan

Puncak Sebagai Ikon Wisata Nasional

Mulyadi menilai kawasan Puncak merupakan salah satu ikon wisata nasional yang harus dijaga bersama. Ia mengingatkan bahwa stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat harus menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan.

“Pemerintah jangan membuat keputusan yang bikin gaduh. Kalau niatnya mengabdi, ayo duduk bersama. Jangan sampai masyarakat dan pelaku wisata dianggap musuh,” kata anggota DPR tiga periode dari daerah pemilihan Bogor itu.

Ia juga mengaku telah membuka posko di beberapa titik untuk menampung aspirasi masyarakat agar situasi tidak semakin memanas.

“Saya buka posko supaya aspirasi masyarakat tersalurkan. Kalau tidak ditampung, bisa meledak di jalan. Sudah banyak spanduk dan rencana aksi demo,” ujarnya.

Investasi Harus Didukung, Asal Taat Aturan

Sebagai wakil rakyat dari Kabupaten Bogor, Mulyadi menegaskan bahwa dirinya mendukung investasi yang bertujuan menggerakkan ekonomi daerah, selama sesuai dengan peraturan dan tidak merusak lingkungan.

“Siapa pun yang mau investasi dan taat regulasi, saya apresiasi. Karena itu membuka lapangan kerja dan menambah pendapatan daerah. Negara kita saja susah mencari investor, jadi kalau ada yang mau tanam modal di Puncak, harusnya kita jaga,” tegasnya.

“Kita berterima kasih pada pemerintah yang menertibkan pelanggaran. Tapi jangan semua dipukul rata. Puncak ini bukan hanya tempat wisata, tapi juga sumber kehidupan masyarakat,” tutup Mulyadi. (Red)

You Might Also Like

Bupati Humbahas Terima Audiensi SMA Negeri 1 Baktiraja, Tegaskan Dukungan terhadap Pentas Seni Pelajar
PLN UID Sumatera Utara Raih 3 Penghargaan di6 Nusantara CSR Awards 2026, Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Hijau
PDPM Dairi Siap Dukung Program Bupati Vickner Dan Wakil Bupati Wahyu Daniel Sagala
3 Minggu Launcing Layanan Umum Warga Satpol PP Kota Medan Terima Lebih Kurang 200 Laporan
Disdukcapil Humbahas Perkuat Pelayanan Publik Lewat Evaluasi Kinerja Internal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Wow, Sudah 3 Tahun SDN Sunter Jaya 07 Terapkan Gerakan Makan Sehat Bersama
Next Article Tersangka Percobaan Pencurian Sepeda Motor Dimaafkan Korbannya, Restorative Justice (RJ) Hadir Ciptakan Kedamaian Ditengah Masyarakat
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?