By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: KemenP2MI Pastikan Tidak Ada Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban Perang Kamboja–Thailand
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Headnews > KemenP2MI Pastikan Tidak Ada Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban Perang Kamboja–Thailand
HeadnewsMegapolitan

KemenP2MI Pastikan Tidak Ada Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban Perang Kamboja–Thailand

Arman Naker
Last updated: July 29, 2025 4:42 pm
Arman Naker
11 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memastikan tidak ada Pekerja Migran Indonesia (PMI) menjadi korban konflik bersenjata di wilayah perbatasan Kamboja dan Thailand.

Dirjen Pelindungan KemenP2MI, Rinardi menyampaikan KemenP2MI telah mengimpun informasi lengkap pekerja migran Indonesia di Kamboja dan Thailand terkait konflik di perbatasan kedua negara tersebut di antara Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja dan Provinsi Ubon Ratchathani, Si Sa Ket, serta Surin, Thailand.

“Berdasarkan informasi yang diterima KemenP2MI, hingga saat ini tidak ada Pekerja Migran Indonesia yang menjadi korban dalam konflik tersebut,” ungkap Rinardi, Selasa (29/7/2025).

Mengenai pekerja migran Indonesia yang rawan terdampak, KemenP2MI juga telah melakukan langkah-langkah koordinatif sebagai upaya mitigasi demi keselamatan para pekerja migran Indonesia yang berada d Kamboja dan Thailand.

“KemenP2MI secara intensif akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri RI dan KBRI Phnom Penh untuk memastikan keselamatan para pekerja migran Indonesia atau Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah tersebut,” terang Rinardi.

Saat ini lanjutnya, situasi konflik di perbatasan Kamboja dan Thailand berangsur mereda menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata oleh kedua negara yang terjadi dalam perundingan damai di Kuala Lumpur, Malaysia pada Senin (28/7/2025). Kesepakatan itu mulai berlaku hari ini pukul 00.00 waktu setempat.

“Ini merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas kawasan dan pelindungan WNI, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI),” tutur Rinardi.

Meski demikian, KemenP2MI tetap memastikan keselamatan bagi pekerja migran Indonesia di kedua negara tersebut bila konflik kembali pecah. Upaya ini bagian dari KemenP2MI sebagai perwakilan Pemerintah RI menjamin pelindungan pekerja migran Indonesia, meski tidak dipungkiri rata-rata mereka yang berangkat kerja ke Kamboja dan Thailand berstatus ilegal atau unprosedural.

“KemenP2MI bersama Kementerian/Lembaga terkait akan melakukan assessment keamanan, menyusun rencana kontingensi, dan memperkuat komunikasi dengan pekerja migran Indonesia di wilayah tersebut. KemenP2MI bersama Kementerian/Lembaga terkait akan melakukan persiapan opsi evakuasi terbatas apabila konflik meningkat dan mengancam keselamatan para pekerja migran Indonesia/warga negara Indonesia,” jelasnya.

Rinardi mengingatkan agar pekerja migran Indonesia di Kamboja dan Thailand tetap tenang dan membatasi perjalanan ke daerah rawan konflik meski kesepakatan gencatan senjata telah terjadi.

Dia juga mengimbau agar pekerja Indonesia terus memantau informasi terkini melalui sumber-sumber resmi yang terpercaya seperti situs atau media sosial resmi KemenP2MI atau Kementerian Luar Negeri RI.

Pekerja migran Indonesia di Kamboja dan Thailand juga dapat memperoleh informasi atau melaporkan diri melalui saluran hotline yang dibuka KemenP2MI di nomor 0811 8080 141, hotline KBRI Phnom Penh +855 12 813 282, hotline KBRI Bangkok +66 92 903 1103, atau mengakses online Portal Peduli WNI di www.peduliwni.kemlu.go.id.

“KemenP2MI akan terus memastikan bahwa sistem pelaporan tersebut aktif dan responsif,” kata Rinardi. (ARMAN R)

You Might Also Like

Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia
TNI AL Bersama Pam Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Empat Orang Pembawa 10 Kg Sabu Dari Pontianak
Optimalkan Fisik Prima, Prajurit Divif 1 Kostrad Tempuh Lari 7K Penuh Semangat
Asops Panglima TNI Buka Forum Diskusi Reformasi Kampanye Militer dan Operasi Gabungan TNI
Respon Cepat Aduan Warga, Polres Tapteng Tangkap Residivis Narkotika di Hutabalang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article KPPU Kanwil I Laporkan Capaian Penegakan Hukum dan Advokasi Persaingan Usaha Semester I Tahun 2025
Next Article Ketua KPPU Minta Gubernur Lampung Tinjau Ulang Larangan Distribusi Gabah Keluar Daerah
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?