JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Penanggung Jawab Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) PT AllQurrni Bagas Pratama (PT ABP), Halili Priyadi menegaskan, membantah pemberitaan dari salah satu media lokal di Bali dengan judul Bom jatuh di Apartemen Kuwait 2 (dua) Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Gianyar Bali, terancam.
“Dapat kami jelaskan bahwa betul 2 PMI ditempatkan oleh perusahaan kami sebagai Terapis di salah satu hotel bintang lima dan ada di negara penempatan Kuwait. Namun isi dari berita tersebut tidak benar, karena baru saja saya menelpon 2 PMI kami, keadaannya baik baik saja,” kata Halili Priyadi dalam keterangan persnya lewat media sosial, Rabu (4/3/2026)
Namun lanjutnya, apabila nanti keadaan semakin memburuk, tentunya PT ABP akan berkoordinasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) untuk proses evakuasi.
“Karena keselamatan dari semua PMI yang ada di negara kawasan Timur Tengah atau Timteng, menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Halili yang juga sebagai Humas Perkumpulan Pengusaha Penempatan Migran Indonesia (Perpemindo).
Amri Abdi Piliang, SH selaku Penasehat Hukum PT ABP menambahkan, kepada PMI dan keluarga PMI agar semua tenang dan tidak panik terkait pemberitaan yang belum tentu kebenarannya.
“Terkait perang Israel dengan Iran, NGO dan migran care telah membuka posko darurat untuk PMI kawasan Timur Tengah. Ketika PMI di sana merasa terancam atau dalam keadaan darurat, silahkan melaporkan diri kepada Migran Care atau KBRI yang ada di negara kawasan Timur Tengah,” ucap Amri Abdi Piliang
KP2MI tambahnya, telah menyiapkan skenario untuk evakuasi PMI di kawasan Timur Tengah, “kami memantau terus,” katanya. (ARMAN R)
