MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Komite sekolah SMAN/SMKN/SLBN apresiasi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Tim Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi Sumatera Utara atas penyaluran dana BOS Tahap I Gelombang 1 di Tahun 2026.
Pernyataan apresiasi kepada Gubsu Bobby Nasution itu disampaikan sejumlah komite sekolah dan kepala SMAN/SMKN melalui Ketua Komunitas Media Pendidikan (KOMEDIK) Sumatera Utara Marlan Pasaribu, Jumat (23/1/2026).
Dari sumber yang diterima tim BOS Provsu menyebutkan, sudah 1900 SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta dari 2046 sekolah di Sumut yang sudah disalurkan masuk ke rekening penerima sekolah masing-masing sudah tersalur 95%. Sisanya 5% kemungkinan akan disalurkan pada tahap 1 gelombang 2 atau seterusnya.
Penyaluran dilakukan dari Rekening Kas Umum Negara langsung ke Rekening Satuan Pendidiikan Penerima dana BOS melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Marlan menyebut bahwa masyarakat Sumatera Utara merasa senang karena Gubsu Bobby Nasution memberikan perhatian khusus dalam kemajuan pendidikan menengah satuan pendidikan baik SMA/SMK/SLB di Sumatera Utara.
Dari informasi yang diperoleh semua sekolah yang berada di 14 Cabang Dinas Pendidikan se Sumut, hampir semua kepala sekolah membutuhkan pencairan dana BOS tahap I secepatnya.
“Biasanya penyaluran BOS Tahap I bisa tiga bulan kedepan dicairkan. Syukurlah permintaan sekolah itu terealisasi karena telah disalurkan ke sekolah masing-masing,” tambahnya.
Oleh karena itu, KOMEDIK Sumut menyampaikan terima kasih kepada Gubsu Bobby Nasution terkhusus kepada kinerja Tim BOS Provinsi Sumut yang telah berupaya dan bekerja keras mendorong satuan pendidikan segera memberikan realisasi laporan keuangan.
Sesuai informasi yang diterima di lapangan, bahwa masih banyak nama barang-barang yang tidak tersedia pada Standar Satuan Harga (SSH) Tahun 2026, sehingga terjadi pelambatan dalam penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) yang sampai saat ini belum disahkan.
“Maka dari itu dimohon kepada Gubernur untuk segera mengupdate SSH agar dapat membantu percepatan penyusunan RKAS tahun 2026,” tambahnya.
Marlan juga mengimbau kepada sekolah yang menyelesaikan laporan keuangan BOS tahap II tahun 2025 agar segera melaporkan melalui bossalur yang sudah terintegrasi melal;ui ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah) dilengkap dengan SMA/SMK/SLB Negeri/Swasta.
Reporter : Sabam Silitonga