JAKARTA, KLIK7TV.CO ID – Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan, mengikuti Gerakan Nasional Penanaman 1 Juta Pohon Pekarangan yang berlangsung di kawasan Waduk Dukuh 2, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan Perhimpunan Insinyur dan Sarjana Pertanian Indonesia (ISPI) periode 2026–2031 yang diketuai Ahmad Sjach.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto, yang mewakili Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta; Sekretaris Camat Kramat Jati, Husain; serta Lurah Dukuh, Riswanto. Hadir pula jajaran perwakilan satuan pelaksana (Satpel), suku dinas, pemerintah daerah, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 500 bibit tanaman pekarangan dan tanaman pendamping beras. Bibit yang disediakan meliputi 30 tanaman terong, 260 cabai, 10 tomat, 10 kol, 25 jahe, 25 kunyit, 50 lengkuas, 50 serai, lima pohon duku condet, lima pohon sukun, serta 150 bibit ubi jalar.
Selain bibit tanaman, disediakan pula sarana pendukung berupa 30 bungkus tricokompos dengan berat masing-masing lima kilogram dan 50 karung pupuk kandang.
Sekko Administrasi Jakarta Timur, Eka Darmawan, menyampaikan bahwa pemilihan berbagai jenis tanaman hortikultura tersebut memiliki manfaat strategis, terutama dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu mengendalikan inflasi daerah. Pasalnya, sejumlah komoditas pangan, seperti cabai, kerap menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan harga kebutuhan pokok.
Menurutnya, keberadaan Waduk Dukuh 2 tidak hanya berfungsi sebagai kawasan penampungan air, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi lingkungan produktif melalui kegiatan penanaman dan pemeliharaan tanaman pangan.
“Keberadaan waduk ini dan hasil penanaman pohon memiliki manfaat yang besar. Kami berharap masyarakat juga menyiapkan tanaman-tanaman pekarangan di rumahnya, selain merawatnya di lingkungan Waduk Dukuh ini,” kata Eka.
Sementara itu, Ketua RW 03 Kelurahan Dukuh, Irman Riyadi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada ISPI dan jajaran pemerintah atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya warga RW 03.
Ia menegaskan, warga bersama pengurus Kelompok Tani (Poktan) siap terlibat aktif dalam merawat dan menjaga keberlangsungan tanaman yang telah disiapkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kami sungguh berterima kasih kepada pimpinan dari para Himpunan Sarjana Pertanian ini dan juga para staf ketiga angkatan, serta juga kepada jajaran pemerintahan. Mudah-mudahan tanaman yang ada di Waduk Dukuh ini bisa kita tanam, bisa kita rawat, dan hasilnya bisa untuk warga seluruh terutama RW 03,” ungkapnya.
Untuk memastikan keberlanjutan program, pengurus Poktan Anggrek bersama kelompok tani dari RW lainnya telah dikoordinasikan untuk terlibat dalam pemeliharaan tanaman. Kegiatan tersebut mencakup penyiraman, perawatan rutin, hingga pengelolaan hasil panen.
Melalui kolaborasi pemerintah, ISPI, kelompok tani, dan masyarakat, gerakan ini diharapkan tidak hanya memperluas penghijauan di kawasan permukiman, tetapi juga mendorong kemandirian pangan serta memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.@Red