Home Headnews Intelektual Banci Kaleng

Intelektual Banci Kaleng

Share
Share

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Ada yang pudar lebih cepat daripada warna spanduk kampanye di pinggir jalan: pendirian seorang intelektual yang mendadak dipanggil ke lingkar kekuasaan.

Dulu, dari podcast dan talkshaw yang riuh suaranya lantang bagai petir membela kebenaran. Ia menunjuk hidung penguasa dengan teori-teori kritis yang tajam, lengkap dengan istilah bahasa asing yang memukau orang awam. Ia memosisikan diri sebagai penentu arah zaman, benteng terakhir moralitas publik yang tak goyah oleh tiupan angin politik.

Namun, sejarah kerap punya selera humor yang agak getir. Cukup satu undangan teh hangat di istana, atau sebuah jabatan kecil di seputar kekuasaan yang entah apa fungsinya, matanya yang dulu elang mendadak kabur. Argumennya yang tajam kini tumpul, berubah menjadi gumaman yang sopan, apologetis, dan penuh permakluman.

“Kita harus melihat dari dalam,” bisiknya membela diri, seolah-olah kursi empuk bertolak dari nalar yang sama dengan mimbar bebas. Padahal, publik tahu bedanya: antara berjuang mengubah sistem dari dalam, dengan sekadar menikmati fasilitas dari dalam.

Intelektual semacam ini bukan lagi pelita di tengah kegelapan, melainkan meriam bambu—bunyinya nyaring saat di luar, tetapi kosong melompong di dalam, dan melempem begitu terkena sedikit percikan kuas kekuasaan. Kursi yang ia dapat mungkin tak seberapa besar, hanya secuil remah dari meja makan para penguasa. Namun, bayaran untuk remah-remah itu luar biasa mahal: ia menukarnya dengan harga diri dan seluruh integritas kata-kata yang pernah ia eja.

Di hadapan cermin sejarah, ia bukan lagi seorang pemikir. Ia tak lebih dari banci kaleng: ramai berkelakar di luar panggung, tetapi tunduk patuh tanpa perlawanan ketika panggung itu memberinya sedikit kemewahan. Dan yang tersisa bagi publik hanyalah sebuah penyesalan tentang betapa murahnya harga sebuah kelantangan. (Adi Bunardi, M.Fil.I)

Penulis adalah Dosen dan Aktivis 98

Share
Related Articles

Menata, Bukan Saling Menyalahkan

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Perjalanan penempatan tenaga kerja Indonesia ke luar negeri adalah...

Panglima TNI Hadiri Penyerahan Hasil Penertiban Kawasan Hutan Tahap Kedelapan

JAKARTA, KLIK7TV .CO.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri penyerahan...

Panglima TNI Dorong Brigif TP dan Yon TP Optimalkan Potensi Wilayah

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberikan pengarahan kepada...

Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Tokoh TNI

JAKARTA. Klik7TV.CO.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera...