MEDAN, KLIK7TV.CO.ID -: Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara turut mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada generasi muda melalui kegiatan upacara bendera di UPT SMP Negeri 23 Medan, Senin (14/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNP Sumut yang diwakili dr. Suku Ginting, M.Kes, Konselor Adiksi Ahli Madya BNNP Sumut, hadir sebagai pembina upacara di hadapan para siswa dan tenaga pendidik UPT SMP Negeri 23 Medan.
Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pesan kepada para siswa agar senantiasa menjaga diri dari berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
Para pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun ajakan yang dapat membawa mereka pada perilaku negatif. Masa sekolah dinilai menjadi fase penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta menentukan masa depan generasi muda.
Edukasi mengenai bahaya narkoba di lingkungan sekolah menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kesadaran sejak dini. Para siswa diharapkan mampu mengenali risiko penyalahgunaan narkoba sekaligus berani menolak berbagai bentuk ajakan yang dapat merusak masa depan.
Selain itu, siswa juga didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, membangun pergaulan yang sehat, serta terbuka kepada guru maupun orang tua apabila menghadapi persoalan yang berpotensi memengaruhi kehidupan mereka.
Kehadiran BNNP Sumut dalam kegiatan upacara tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan lingkungan pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala UPT SMP Negeri 23 Medan, Dra. Sarifah Hanum, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran BNNP Sumut dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, edukasi tentang bahaya narkoba perlu terus diberikan kepada siswa agar mereka memiliki pemahaman yang kuat mengenai dampak penyalahgunaan narkotika serta mampu menjaga diri dari pengaruh lingkungan yang negatif.
Pilih Sekolah Terbaik
Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pesan dalam upacara, tetapi dapat menjadi pengingat bagi seluruh siswa untuk terus menjaga diri, memperkuat karakter, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba.
Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lembaga terkait, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar diharapkan semakin kuat.
Bagi generasi muda, menjaga diri dari narkoba bukan hanya tentang menghindari pelanggaran hukum, tetapi juga tentang menjaga masa depan, pendidikan, keluarga, dan cita-cita yang sedang dibangun.
Reporter : Sabam Silitonga