Tumpukan Sampah Raksasa Waduk Dukuh 2 Terbakar, Warga Tegur Keterlambatan Pengawasan Instansi

Share
Share

JAKARTA TIMUR, KLIK7TV.CO.ID – Sabtu 1 Agustus 2026, Pemandangan menyedihkan dan mengkhawatirkan terlihat jelas di lokasi kebakaran tumpukan sampah di Waduk Dukuh 2, Jalan Penggilingan Baru RT 013 RW 003 (Gang Haji Tabah), Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati. Foto yang diambil warga menunjukkan tumpukan sampah campuran yang sangat luas, tinggi hingga sekitar 5 meter, dengan petugas Damkar yang bekerja keras menyemprotkan air untuk memadamkan sisa-sisa kobaran api.

Kebakaran terjadi pada Sabtu pagi pukul 07.02 WIB, dilaporkan oleh Bapak Fahrur dari Satgas Damkar Kelurahan Dukuh. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 3.000 meter persegi, dengan dugaan kuat penyebab awal adalah anak-anak yang bermain api di sekitar tumpukan tersebut.

Penanganan dilakukan secara menyeluruh dengan mengerahkan 10 unit kendaraan pemadam (5 mobil pompa, 3 submersibel) serta 50 personel. Berikut urutan waktu penanganan:

  • 07.03 WIB: Tim berangkat ke lokasi
  • 07.10 WIB: Tiba di tempat kejadian
  • 07.11 WIB: Pemadaman awal dimulai
    11.35 WIB: Api berhasil dilokalisir
    13.15 WIB: Proses pendinginan tuntas, saat ini masih diawasi agar tidak berkobar kembali

salah satu Warga Bertanya: Selama Ini Di Mana Pengawasan Pihak Berwenang?

Melihat ukuran tumpukan sampah yang sangat besar ini, warga sekitar semakin bertanya-tanya dan mempertanyakan kinerja instansi yang bertanggung jawab:
“Ke mana saja peran Dinas Lingkungan Hidup (LH), Lurah Kelurahan Dukuh, serta Satpol PP Kecamatan Kramat Jati selama ini?”

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta tentang pengelolaan sampah dan ketertiban umum, penumpukan sampah dalam skala raksasa di area vital seperti waduk seharusnya tidak dibiarkan terjadi begitu lama. Warga menyoroti kenerja para LH dan lurah kp dukuh selama ini kemana tutur warga tidak mau disebut nama

  • Mengapa sampah bisa menumpuk setinggi dan seluas ini tanpa ada tindakan pengangkutan rutin?
  • Di mana penegakan aturan serta pengawasan yang seharusnya dilakukan pemerintah kelurahan dan Satpol PP?
  • Apakah pemantauan berkala dari Dinas LH benar-benar sudah dijalankan sebagaimana mestinya?

Kebakaran ini menjadi bukti nyata bahwa kelalaian dalam mengelola sampah akhirnya membawa bahaya bagi warga, mencemari lingkungan, serta merusak fungsi waduk. Warga berharap kejadian ini tidak hanya berhenti sebagai berita, melainkan menjadi pemicu agar pihak terkait segera bertindak tegas, membersihkan lokasi, dan memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah Kramat Jati secara berkelanjutan.@Red

Share
Related Articles

APJATI Gelar Gathering Dikemas Edukasi Kesehatan

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) menggelar acara...

Kasum TNI Tinjau Pemeriksaan Kontainer Mineral Hasil Penindakan TNI AL di Batam

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID- Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua Pelaksana...

Jadi Sorotan, Puluhan Dapur MBG di Humbang Hasundutan Diduga Belum Memiliki Alat Rapid Test

HUMBAHAS, KLIK7TV.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini dijalankan...

Humbang Hasundutan Heboh! Keamanan Pangan MBG dan Hasil Rapid Test Mendadak Jadi Sorotan Publik

HUMBAHAS, KLIK7TV.CO.ID – Pengawasan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penerapan...