By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Negara Hadir, Menteri Mukhtarudin Instruksikan Penanganan Medis Intensif bagi Pekerja Migran asal Bima yang Sakit di Oman
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Megapolitan > Negara Hadir, Menteri Mukhtarudin Instruksikan Penanganan Medis Intensif bagi Pekerja Migran asal Bima yang Sakit di Oman
Megapolitan

Negara Hadir, Menteri Mukhtarudin Instruksikan Penanganan Medis Intensif bagi Pekerja Migran asal Bima yang Sakit di Oman

Arman Naker
Last updated: February 8, 2026 6:44 pm
Arman Naker
5 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Komitmen Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) dalam memberikan perlindungan paripurna kembali dibuktikan.

Atas instruksi langsung Menteri P2MI, Mukhtarudin, negara memfasilitasi kepulangan dan penanganan medis lanjutan bagi Fatimah, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Tolouwi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang tiba dari Oman dalam kondisi sakit pada Sabtu malam 7 Februari 2026.

Fatimah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 20.00 WIB. Proses penjemputan dipimpin langsung oleh Seriulina (Direktur Kepulangan dan Rehabilitasi, Ditjen Pemberdayaan KP2MI) bersama tim BP3MI Banten dan Direktorat Wascendak.

Setibanya di bandara, tim langsung melakukan asesmen awal. Karena keluhan kesehatan yang serius, hanya dalam hitungan jam (pukul 23.12 WIB), Fatimah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan spesialis.

Rekam Jejak Keberangkatan Non-Prosedural

Investigasi awal menunjukkan bahwa Fatimah merupakan korban dari praktik keberangkatan non-prosedural yang diberangkatkan oleh calo daerah pada 6 Januari 2026 melalui jalur Jakarta sebelum menuju Oman.

Fatimah juga hanya mampu bekerja selama 8 hari di rumah majikan sebelum jatuh sakit. Berdasarkan hasil rekam medis dari Almisk Medical Center di Oman dan pemeriksaan IGD RS Polri menunjukkan indikasi infeksi Hepatitis B Akut.

Saat ini, Fatimah tengah menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. Seluruh biaya, pendampingan, dan koordinasi medis difasilitasi penuh oleh Kementerian P2MI sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam melindungi warga negaranya, terlepas dari status keberangkatannya yang non-prosedural.

Penegasan Menteri Mukhtarudin: Perangi Calo, Pilih Jalur Resmi

Menanggapi peristiwa memilukan ini, Menteri Mukhtarudin mengeluarkan pernyataan tegas terkait keselamatan pekerja di luar negeri.

“Keberangkatan secara non-prosedural bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman nyata terhadap keselamatan nyawa. Mereka yang berangkat lewat jalur gelap sangat rentan terhadap eksploitasi, penipuan, dan minimnya jaminan kesehatan di negara penempatan,” tegas Mukhtarudin.

Menteri Mukhtarudin menegaskan bahwa negara telah menyediakan karpet merah bagi warga yang ingin bekerja ke luar negeri secara aman yakni melalui program Vokasi dan pelatihan guna menyiapkan skill agar Pekerja migran memiliki daya tawar tinggi.

Adapun informasi terverifikasi akses peluang kerja resmi melalui BP3MI di daerah atau website resmi Kementerian P2MI. Tanpa calo menghilangkan ketergantungan pada perantara yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai bentuk transparansi dan respons cepat, Menteri Mukhtarudin memastikan layanan aduan KP2MI tetap siaga melalui:

  • WhatsApp: 0811-8080-141
  • Call Center: 0800-10000

Kementerian P2MI juga memastikan bahwa setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara cepat, terkoordinasi, dan tuntas demi menjamin harkat dan martabat Pekerja Migran Indonesia sebagai pejuang keluarga. (Red)

You Might Also Like

Tudingan Pengoplosan Oli Bekas di Cilincing Dibantah, Pemberitaan Tendensius dan Tanpa Kondirmasi?
Kelurahan Tengah Gelar Uji Kompetensi Rekrutmen PPSU
Peduli Bencana Banjir Di Sumatera, Perpemindo Donasikan Bantuan Lewat KemenP2MI
Sudin Nakertransgi Gelar Peringatan Hari Buruh Internasional, Ciptakan Kolaborasi Bersama Wujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja
Wamenaker : Kebijakan Kesejahteraan Pekerja DKI Mengenai UMP 2026 Bisa Dicontoh Daerah lain
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Panglima TNI Hadiri Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Periode 2025-2030
Next Article Persami KKRI Gelombang IV 2026 Berakhir, Kolinlamil Teguhkan Karakter Cinta Tanah Air Para Siswa
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?