HUMBAHAS, KLIK7TV.CO.ID – Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengecekan Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan Pasca Bencana di Wilayah Sumatera yang dipimpin langsung oleh Menteri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, Kamis 15 Januari 2026.
Dalam rakor tersebut, Menko PMK Pratikno melakukan pengecekan dan memastikan terhadap berbagai indikator pemulihan pasca bencana, meliputi aspek pemerintahan, layanan publik, akses darat, ekonomi, dan sosial. Setiap kepala daerah diminta untuk menyampaikan data terkini terkait kondisi pemulihan di wilayah masing-masing.
Dalam rapat ini dibahas Kondisi dan Progress Indikator Pemulihan Pemerintahan dan Kemasyarakatan yang terdampak bencana. Untuk Humbang Hasundutan tedampak Bidang Pendidikan, Perekonomian dan Sosial seperti Rumah Ibadah dan Kelompok Rentan.
Di Provinsi Sumatera Utara disampaikan ada 8 Desa yang hilang, di Kabupaten Tapanuli Selatan 6 Desa yaitu Desa Garoga, Desa Godang, Desa Luat Lombang, Desa Tandihat, Desa Simothit dan Desa Batu Godang. Sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah ada 2 Desa yaitu Desa Bair dan Desa Pagaran Honas. Di Kabupaten Humbang sendiri, tidak ada desa yang hilang.
Bupati Humbang Hasundutan diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba menyampaikan bahwa Pemerintahan di Kabupaten Humbang Hasundutan berjalan lancar, Rumah Sakit, Puskesmas dan klinik secara umum bisa berjalan dengan baik. Untuk sarana pendidikan ada beberapa sekolah yang rusak namun proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
Untuk infrastruktur jalan secara umum bisa dilalui namun ada satu jalan kabupaten yang pada saat bencana banjir dan longsor amblas. Sudah dilakukan pembukaan jalan baru lebih kurang 4 km dan sudah bisa dilalui dengan jalan kaki dengan terdampak 800 jiwa.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan siap mendukung upaya pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan pasca bencana serta telah menyiapkan data indikator pemulihan sesuai dengan ketentuan yang diminta.
Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan seluruh aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali berjalan normal.
Turut hadir dari Pemkab Humbang Hasundutan melalui zoom, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Perekonomian Dan Pembangunan Parman Lumban Gaol, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sabar Purba, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban gaol, Kepala Dinas Sosial Rambe M. Manalu dan para kabag terkait.
Sebelum mengikuti Rakor ini, Pemkab Humbang Hasundutan mengadakan rapat internal dilaksanakan di Ruang Rapat Setdakab Kamis, 15 Januari 2026 dalam rangka Pemulihan Bencana Banjir dan Longsor selama waktu transisi yang sudah ditetapkan selama 90 (Sembilan puluh) hari sejak 1 Januari s/d 31 Maret 2026.(HRP)
