By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Menteri Mukhtarudin Siapkan 500 Ribu Tenaga Kerja Welder dan Hospitality Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Mukhtarudin Siapkan 500 Ribu Tenaga Kerja Welder dan Hospitality Sesuai Arahan Presiden Prabowo
Ekonomi

Menteri Mukhtarudin Siapkan 500 Ribu Tenaga Kerja Welder dan Hospitality Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Arman Naker
Last updated: October 23, 2025 5:00 pm
Arman Naker
9 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menyatakan kesiapan kementeriannya untuk mengkoordinasikan program pelatihan 500 ribu tenaga kerja di bidang welder, hospitality, perawat dan sektor-sektor skills worker yang lain.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna, sejalan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai Kick-Off Meeting Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah di Gedung Ali Wardana, Kemenko Perekonomian, Jakarta, pada Rabu 22 Oktober 2025.

Menteri Mukhtarudin yang turut hadir dalam pertemuan tersebut menegaskan bahwa program tersebut merupakan respons atas hasil pertemuan bilateral Presiden Prabowo dengan sejumlah kepala negara.

“KemenP2MI akan berperan sebagai leading sektor dalam program ini, bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan, lembaga vokasi milik pemerintah (pusat dan daerah), perguruan tinggi dan lembaga vokasi swasta, untuk menyiapkan tenaga kerja yang dilatih, dengan pendekatan terintegrasi yaitu, pelatihan, sertifikasi / kompetensi dan penempatan,” ujar Mukhtarudin.

Menurut Mukhtarudin,
sinergi antar kementerian dan lembaga, pusat dan daerah serta perrguruan tinggi akan menjadi kunci keberhasilan program ini. KemenP2MI dan Kementerian terkat akan merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi pasar kerja internasional, sehingga tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi ekspektasi pasar global.

“Kami berkomitmen untuk menyiapkan tenaga kerja yang berkualitas dan siap bersaing di kancah internasional,” tutup Mukhtarudin.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai penyedia tenaga kerja terampil, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah dalam memperluas peluang kerja.

Diketahui, Pemerintah menyiapkan Rp 8 triliun untuk program penyiapan tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang untuk 500 ribu lapangan pekerjaan di luar negeri. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program itu untuk penciptaan tenaga kerja di bidang welder (juru las) dan hospitality, perawat dan sektor-sektor skils worker yang lain.

“Bapak Presiden di dalam sidang kabinet kemarin (memerintahkan) untuk mempersiapkan 500 ribu tenaga kerja kita yang di bidang welder dan hospitality,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Leading sektor program ini adalah Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).

“Ini tadi dalam pembahasan, Menteri P2MI diminta mengkoordinasikan dan anggaran yang disediakan sekitar Rp 8 triliun,” terang Airlangga.

Program ini juga akan melibatkan Kementerian dan lembaga terkait. Airlangga menjelaskan, keterlibatan Kementerian P2MI dalam program ini agar pekerja tersebut juga memiliki kesempatan bekerja di luar negeri.

“Jadi itu kerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja. Dan nanti tentu dari segi demand side-nya diharapkan ini bisa dipekerjakan di luar negeri. Ini memang sudah menjadi pembicaraan saat Bapak Presiden bertemu secara bilateral dengan berbagai kepala negara, karena berbagai negara tersebut membutuhkan perkerja-pekerja dari indonesia,” pungkas Airlangga Hartarto. (ARMAN R)

You Might Also Like

Lewat Program G to G, KP2MI Lepas Ratusan Pekerja Migran Indonesia Wujudkan Mimpi di Korea Selatan
KPPU Mendorong Perbaikan Tata Kelola Pengadaan di Labuhanbatu Selatan
Prof. Ricky Avenzora : Ekowisata Jadi Jalan Baru Pariwisata Indonesia
KemenP2MI Ukir Sejarah, Teken MoU dengan Kanada Kirim Pekerja Migran Indonesia Sektor Tenaga Kesehatan
KemenP2MI Usulkan Tambahan Anggaran Rp1,3 Triliun untuk Perkuat Program Pelindungan Pekerja Migran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Kegiatan Olah Yudha Latihan Penyusunan Naskah Latihan Pasis Dikreg Seskoal Angkatan Ke-64 Resmi Ditutuup
Next Article Rayakan HLN ke-80, PLN Hadirkan Cahaya Harapan bagi Keluarga di Tapanuli Tengah
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?