By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Menteri Mukhtarudin Beri Pesan kepada Anak Pekerja Migran Untuk Raih Cita-cita Setinggi Mungkin
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Mukhtarudin Beri Pesan kepada Anak Pekerja Migran Untuk Raih Cita-cita Setinggi Mungkin
Ekonomi

Menteri Mukhtarudin Beri Pesan kepada Anak Pekerja Migran Untuk Raih Cita-cita Setinggi Mungkin

Arman Naker
Last updated: December 17, 2025 3:03 pm
Arman Naker
7 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin secara resmi membuka kegiatan Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia bertema “Satu Cahaya, Ribuan Kisah Anak Pekerja Migran Indonesia: Menebar Kepedulian, Merajut Masa Depan”. Acara tersebut digelar di Kantor KemenP2MI, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Acara tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Migran Internasional yang jatuh pada 18 Desember 2025.

Pada acara Gerakan Peduli Anak Pekerja Migran Indonesia, Menteri Mukhtarudin menyampaikan apresiasi mendalam kepada para hadirin, termasuk tokoh perlindungan anak nasional yaitu Seto Mulyadi (Kak Seto).

“Saya kira seluruh anak Indonesia mengenal Kak Seto, karena beliau telah mendedikasikan hidupnya untuk memperjuangkan hak-hak anak. Terima kasih, Kak Seto atas kehadiran dan konsistensinya memperjuangkan masa depan anak-anak Indonesia,” ucap Menteri Mukhtarudin.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dari berbagai daerah, organisasi mitra seperti Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), UNICEF, Save the Children serta Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia.

Hadir pula pengurus Dharma Wanita Persatuan KemenP2MI, pendamping, orang tua, dan anak-anak pekerja migran Indonesia.

Menteri Mukhtarudin menekankan Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah pejuang keluarga yang rela meninggalkan tanah air demi masa depan anak-anak mereka.

Mukhtarudin menceritakan kisah salah satu anak pekerja migran, Haidar, yang telah sembilan tahun tidak bertemu ayahnya yang bekerja di Taiwan, sementara ibunya baru saja berangkat ke Hong Kong.

“Anak-anakku semua, orang tua kalian bekerja demi masa depan kalian. Tugas kalian adalah belajar sungguh-sungguh, menjaga semangat, dan meraih cita-cita setinggi mungkin,” pesan Menteri kepada anak-anak yang hadir.

Menteri juga menegaskan peran negara melalui KemenP2MI dalam melindungi pekerja migran dan keluarganya secara holistik, mulai dari pra-keberangkatan hingga pasca-kembali.

“Isu pekerja migran pada hakikatnya adalah perjuangan ekonomi keluarga. Kontribusi terhadap ekonomi nasional besar, tetapi yang utama adalah menghidupi keluarga dan membangun masa depan anak-anaknya,” jelas Mukhtarudin.

Kegiatan ini mencakup aksi sosial seperti bakti sosial oleh Dharma Wanita Persatuan, program pendampingan keluarga, dan pemberdayaan purna migran, guna memastikan anak-anak pekerja migran terlindungi dan berdaya.

Kak Seto pada kesempatan acara tersebut memberikan motivasi mengajak anak-anak untuk bangga menjadi diri sendiri dan mengakui kecerdasan masing-masing, yang tidak terbatas pada bidang akademik saja.

“Cerdas itu bukan hanya soal matematika, fisika, atau biologi. Ada yang cerdas bernyanyi, cerdas menggambar, cerdas berolahraga, dan banyak kecerdasan lainnya,” kata Kak Seto.

Kak Seto berbagi kisah pribadinya sebagai anak yatim, gelandangan, hingga pembantu rumah tangga, untuk menginspirasi anak-anak agar tidak pernah berhenti bermimpi.

Kak Seto memperkenalkan resep “GEMBIRA” untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan: (Gerak, Emosi cerdas, Makan dan minum teratur, Bersyukur, Istirahat, Rukun serta Aktif belajar dan berdoa).

“Untuk para orang tua dan pendamping, mohon terus dampingi anak-anak dengan penuh kasih sayang. Jangan ada kekerasan atau penelantaran,” pesan Kak Seto, seraya menyatakan kebanggaannya terhadap anak-anak pekerja migran.

Acara ditutup dengan harapan bahwa gerakan ini akan terus menyalakan cahaya kepedulian bagi ribuan kisah anak pekerja migran Indonesia, merajut masa depan yang lebih cerah. (ARMAN R)

You Might Also Like

KPPU Tingkatkan Status Penyelidikan Kasus Pinjol Ke Tahap Pemberkasan Karena Bukti Sudah Lengkap
Menaker : Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Paradigma Baru Tata Kelola Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin Luncurkan Migrant Center UI dan Gandeng Dua Walikota
Menteri Karding Dengar Usul Saran Soal Cabut Moratorium ke Arab Saudi, Pastikan Hati-Hati
Kemnaker : Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Semangat Sehat Bersama Erma Simbolon Bersama Siswa Humbahas
Next Article Dr.Harli Siregar: “Penghargaan Ini Menjadi Dorongan Positif Untuk Terus Berbenah, Bekerja Dengan Berorientasi Pelayanan Secara Profesional”
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?