By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: KemenP2MI dan Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Branding terapis spa Untuk Pekerja Migran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > KemenP2MI dan Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Branding terapis spa Untuk Pekerja Migran
Ekonomi

KemenP2MI dan Kemenekraf Jajaki Kolaborasi Branding terapis spa Untuk Pekerja Migran

Arman Naker
Last updated: June 11, 2025 8:39 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) menjajaki kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, mendorong lahirnya identitas merek atau branding khusus bagi pekerja migran yang akan bekerja di sektor terapis spa (spa therapist) di luar negeri.

Menurut Wakil Menteri (Wamen) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Christina Aryani, upaya ini menjadi bagian dari strategi peningkatan nilai tambah serta daya saing pekerja migran Indonesia di pasar global.

“Kami ingin terapis spa Indonesia dikemas lebih baik. Harus ada brand yang kuat agar mereka punya nilai jual yang membedakan dari negara lain. Untuk itulah kami menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif,” katanya usai pertemuan dengan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Sebelumnya, Wamen Christina juga telah berdiskusi langsung dengan Menteri Ekonomi Kreatif terkait langkah konkret membangun citra tersebut saat International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta International Convention Centre.

“Tadi kami sudah bertukar ide, brainstorming soal bagaimana mengemas terapis spa Indonesia agar punya daya saing global,” ungkap Wamen Christina

Ia mencontohkan, Thailand dengan citra Thai Massage-nya yang menggunakan teknik pijat tradisional, Jepang yang dikenal dengan Shiatsu dan India dengan Pijat Ayurveda. Sementara Indonesia tentunya memiliki karakter tersendiri.

“Kita harus punya kekhasan yang bisa dijual. Tidak cukup hanya mengandalkan keramahan, kompetensi dan diferensiasi juga penting. Nilai jual ini perlu diperkuat melalui inovasi seperti penggunaan aromaterapi lokal atau ramuan tradisional khas Indonesia,” tegas Christina yang juga mantan anggota legislator ini.

Selain itu lanjutnya, diskusi dengan Menteri dan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif ini, merupakan tindak lanjut kunjungan kerjanya ke berbagai sekolah terapis spa di Bali dan masukan dari berbagai duta besar yang sempat ia temui terkait kebutuhan pasar luar negeri.

“Saya senang karena Kemenparekraf menyambut baik gagasan ini. Mereka melihat peluang ini tidak hanya untuk peningkatan penempatan pekerja migran, tapi juga mendukung kinerja ekonomi kreatif nasional,” ucap Christina Aryani. (ARMAN R)

You Might Also Like

Plang Segel Eiger Adventure Land Resmi Dicabut, Aktivitas Ekonomi Akan Kembali Berputar
BPJS Ketenagakerjaan Dorong Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Informal Melalui Masjid dan RW
Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Menteri Mukhtarudin dan Dubes RI Matangkan Agenda Tahunan Indonesia-Malaysia
Ketua KPPU : Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Hanya Bisa Dicapai Dengan Lompatan Persaingan Usaha
Lindawati Pemilik usaha Pulsa dan Accessories Kembangkan Usaha Menjadi Agen Brilink
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article 149 Siswa SMAN 4 Medan Berhasil Masuk PTN Terkemuka di Indonesia
Next Article Polda Metro Jaya Dukung Car Free Night Jakarta
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?