By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Menteri Karding Ajak PMI Bijak Kelola Gaji : Paling Mudah Investasi ke Emas, Bangun Usaha
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Karding Ajak PMI Bijak Kelola Gaji : Paling Mudah Investasi ke Emas, Bangun Usaha
Ekonomi

Menteri Karding Ajak PMI Bijak Kelola Gaji : Paling Mudah Investasi ke Emas, Bangun Usaha

Arman Naker
Last updated: May 19, 2025 8:20 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding melepas 293 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di Korea Selatan melalui skema Government to Government (G to G), Pada Senin (19/5/2025).

Acara pelepasan berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) di Depok, Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Menteri Karding berpesan agar para pekerja tidak hanya fokus mencari penghasilan, tetapi juga bijak dalam mengelola keuangan.

“Yang lebih penting dari itu adalah bijak mengelola keuangan. Tahu mana yang dipakai untuk hidup sehari-hari, tahu yang mana yang dikirim ke keluarga, ke orang tua, ke anak istri, dan tahu ke mana diinvestasikan sisanya,” kata Karding.

Menurutnya, sebagian gaji yang diperoleh PMI sebaiknya tidak hanya ditabung, melainkan juga diinvestasikan. Investasi bisa berupa emas, rumah, atau bentuk lain yang aman dan menguntungkan.

“Anggaplah yang paling gampang dan pasti untung itu beli emas,” ujarnya.

Menteri Karding juga menyoroti pentingnya perencanaan keuangan untuk masa depan. Ia mencontohkan beberapa purna PMI yang kini sukses menjadi pengusaha di tanah air karena mampu mengelola penghasilan mereka selama bekerja di luar negeri.

“Banyak orang yang berangkat ke Korea dan berhasil. Sabtu kemarin saya ke Cirebon, ketemu teman-teman asosiasi purna PMI. Usahanya bukan kaleng-kaleng, omzetnya minimal Rp90 juta per bulan,” ungkap Karding.

Ia juga menyebut nama Bambang, mantan PMI asal Yogyakarta, yang kini memiliki restoran dengan omzet mencapai Rp500 juta per bulan.

“Kalau Mas Bambang yang punya warung resto Jempol di Yogya, omzetnya malah sudah Rp500 juta,” ucap Karding.

Menteri berharap, para pekerja migran yang akan berangkat ke Korea Selatan bisa mengikuti jejak kesuksesan para purna PMI lainnya, dengan tetap memegang prinsip bijak dalam penggunaan dan pengelolaan uang. (ARMAN R)

You Might Also Like

Kemnaker Permudah Pengajuan Job Fair Lewat SIAPkerja
Menteri Mukhtarudin Beri Pesan kepada Anak Pekerja Migran Untuk Raih Cita-cita Setinggi Mungkin
Raih Penghargaan Indonesia Most Recommended Education Award 2025
Ketua Dewan Pengawas HIMSATAKI : Dukung Pembukaan Penempatan TKI ke Arab Saudi, Hentikan Lonjakan Pekerja Unprosedural
Investigator KPPU Sebut Akuisisi Tokopedia Oleh Tiktok Berpotensi Timbulkan Praktik Monopoli
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kebijakan Ketua RW Remajakan Pengurus PAUD Melati 01 Warakas Dituding Bentuk Arogansi
Next Article Komandan Lanud SIM Lakukan Kunjungan dan Silaturahmi ke SMKN Penerbangan Aceh
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?