JJAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, memimpin rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) 2026 di Ruang Pola Lantai 2, Gedung Blok A, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026). Rapat tersebut bertujuan mengevaluasi capaian sementara sekaligus mengoptimalkan strategi penggalangan dana kemanusiaan di wilayah Jakarta Timur.
Dalam arahannya, Munjirin mengapresiasi sinergi seluruh jajaran yang terlibat dan menekankan pentingnya memperkuat komitmen bersama untuk menyukseskan Bulan Dana PMI 2026.
“Kegiatan Bulan Dana PMI ini bukan sekadar pengumpulan dana biasa, melainkan bentuk kepedulian sosial kita bersama untuk membantu sesama. Saya meminta kepada seluruh jajaran camat, lurah, hingga unit-unit kerja terkait untuk terus bergerak aktif, memperkuat kolaborasi, dan memastikan seluruh potensi penggalangan dana tergarap dengan baik dan transparan. PMI adalah mitra strategis pemerintah dalam penanganan kemanusiaan dan kebencanaan, sehingga keberhasilannya adalah keberhasilan kita bersama,” ujar Munjirin.
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto; Asisten Pemerintahan, Bambang Pangestu Aldriyan; Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Fauzi; serta Wakil Ketua PMI Jakarta Timur, Budi Siswanto.
Selain itu, kegiatan diikuti 65 lurah dan 10 camat se-Jakarta Timur, serta perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.
Sementara itu, Ketua PMI Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldriyan, menegaskan kesiapan unit-unit terkait untuk mendukung pelaksanaan Bulan Dana PMI 2026. Menurutnya, evaluasi dilakukan guna memastikan potensi penggalangan dana dari masyarakat dan berbagai unit dapat dioptimalkan dengan tetap mengedepankan prinsip sukarela.
“Secara garis besar, unit terkait, baik kelurahan, kecamatan, maupun unit-unit lainnya, siap menyukseskan Bulan Dana PMI. Memang penggalangan ini dilakukan secara sukarela, tetapi potensi-potensi yang ada terus kita gali agar target tersebut bisa tercapai,” ungkapnya.
Menjelang berakhirnya kegiatan pada November 2026, PMI Jakarta Timur optimistis target penggalangan dana dapat tercapai. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi berkelanjutan serta pendekatan komunikasi yang persuasif kepada masyarakat.
“Insyaallah kita tetap optimistis karena kegiatan masih berjalan dan masih ada waktu satu bulan. Kita terus menyosialisasikan kegiatan Palang Merah Indonesia dengan pendekatan dan komunikasi yang baik kepada masyarakat. Kita berikan pemahaman bahwa kegiatan Bulan Dana ini adalah kegiatan resmi sesuai aturan untuk menjalankan roda organisasi PMI, agar PMI dapat terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan sesuai dengan tugas dan fungsinya, khususnya di wilayah Jakarta Timur,” jelasnya.
Melalui rapat monitoring dan evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur bersama PMI Jakarta Timur berharap partisipasi masyarakat dan jajaran aparatur pemerintah dalam Bulan Dana PMI 2026 semakin meningkat. Dana yang terkumpul diharapkan dapat mendukung pelayanan sosial, penanggulangan bencana, serta berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.@Red