By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: USU dan BTN Sinergikan Inovasi Kampus Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Pendidikan > USU dan BTN Sinergikan Inovasi Kampus Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Pendidikan

USU dan BTN Sinergikan Inovasi Kampus Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

admin
Last updated: July 10, 2026 2:52 pm
admin
9 hours ago
Share
SHARE

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam rangka peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) USU yang berlokasi di Jalan Tridarma, Pintu IV USU, Kamis, 9 Juli 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka kolaborasi USU dan BTN dalam program diseminasi model teknologi pengolahan sampah ke kabupaten-kabupaten sekitar Danau Toba.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan BTN, yaitu Kepala Kantor Wilayah Sumatera BTN, Vidy Aryo Fajar, dan Branch Manager BTN KCP USU, Shindy Zara. Dari pihak USU, hadir Direktur Kerja Sama dan Internasionalisasi, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&E, MPH, Sp.ParK; Direktur Direktorat Inovasi, Pembangunan Berkelanjutan, dan Kawasan Sains Teknologi, Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P.; serta Ketua PUI Circularity Center USU, Zaid Perdana Nasution, M.T., Ph.D.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan inovasi perguruan tinggi dengan program keberlanjutan industri. BTN selama ini menanamkan prinsip keberlanjutan pada setiap kebijakan, produk, dan layanan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Pendekatan tersebut memastikan bahwa pertumbuhan usaha tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.

Komitmen BTN terhadap keberlanjutan diwujudkan melalui penerapan prinsip 5P, yaitu Planet, People, Peace, Partnership, dan Prosperity, yang menjadi dasar pengembangan keuangan berkelanjutan. Berbagai inisiatif seperti rumah rendah emisi, peningkatan inklusi keuangan, pengembangan ekonomi sirkular, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan menunjukkan upaya BTN dalam mengintegrasikan nilai berkelanjutan ke dalam setiap aspek kehidupan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG.

Dalam konteks tersebut, TPST USU dinilai memiliki potensi besar sebagai model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang dapat dikembangkan bersama. Melalui TPST, USU tidak hanya mengelola sampah kampus, tetapi juga mengembangkan riset, edukasi, dan hilirisasi produk olahan sampah, seperti kompos, maggot, tepung maggot, kasgot, Refuse-Derived Fuel atau RDF, bahan bakar hasil pirolisis, serta aplikasi pencatatan persampahan.

Kepala Kantor Wilayah Sumatera BTN, Vidy Aryo Fajar, menyampaikan bahwa kunjungan ke TPST USU menjadi langkah awal untuk melihat secara langsung potensi kolaborasi yang sejalan dengan arah keberlanjutan BTN.

“BTN memiliki komitmen untuk terus mendorong program keberlanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui prinsip 5P, kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan komunitas. Model TPST USU ini menarik karena mampu menghubungkan edukasi, teknologi, dan ekonomi sirkular dalam satu ekosistem yang dapat direplikasi,” ujar Vidy.

Ia menambahkan, pengalaman BTN dalam mengembangkan inisiatif ekonomi sirkular, termasuk program yang mengubah sampah menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat, memiliki keselarasan dengan model pengelolaan sampah yang dikembangkan USU.

“Kami melihat ada irisan yang kuat antara program keberlanjutan BTN dan pengembangan TPST USU. Sampah dapat dikelola menjadi sumber nilai baru jika didukung dengan teknologi, edukasi, dan partisipasi masyarakat. Karena itu, peluang diseminasi teknologi ini ke kabupaten sekitar Danau Toba menjadi sangat relevan, terutama untuk mendukung kawasan wisata yang bersih, produktif, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Direktur Kerjasama dan Internasionalisasi USU, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&E, MPH, Sp.ParK, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BTN membuka peluang penting bagi USU untuk memperluas manfaat inovasi kampus ke masyarakat.
“TPST USU tidak hanya kami tempatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah, tetapi sebagai laboratorium hidup yang mengintegrasikan riset, edukasi, pengabdian masyarakat, dan hilirisasi inovasi. Melalui kerja sama dengan BTN, kami berharap model ini dapat dikembangkan lebih luas, khususnya untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di kabupaten sekitar Danau Toba,” ujarnya.

Ketua PUI Circularity Center USU, Zaid Perdana Nasution, M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa teknologi pengolahan sampah yang dikembangkan di TPST USU dirancang agar dapat diterapkan secara sederhana dan adaptif di berbagai konteks masyarakat.

“Prinsipnya adalah bagaimana sampah dipilah, diolah, dicatat, lalu dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat. Model ini dapat diterapkan di kawasan kampus, desa wisata, sekolah, pasar, permukiman, maupun komunitas sekitar Danau Toba. Dengan pendampingan yang tepat, teknologi pengolahan sampah dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Program diseminasi yang dibahas dalam kunjungan tersebut diarahkan pada pelatihan, pendampingan, replikasi teknologi pengolahan sampah sederhana, penguatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan model ekonomi sirkular berbasis komunitas. Kabupaten sekitar Danau Toba dipandang sebagai wilayah strategis karena memiliki nilai ekologis, pariwisata, budaya, dan ekonomi yang perlu didukung dengan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, USU dan BTN dapat membangun model kerja sama antara perguruan tinggi, industri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah. Dari TPST USU, teknologi pengolahan sampah diharapkan dapat direplikasi ke kawasan Danau Toba; dari kolaborasi USU dan BTN, ekonomi sirkular diharapkan dapat tumbuh; dan dari pengelolaan sampah yang lebih baik, masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara langsung. (RS)

You Might Also Like

SMAN 15 Medan Lulus 187 Orang ke PTN dan Sukseskan Sekolah Lima Hari
SMKN 1 Kutalimbaru Menerapkan Pendidikan Karakter dan Lingkungan di Sekolah
SMKN 2 Medan Berkomitmen Bagaimana Siswanya Mempunyai Kompetensi Luar Biasa dan Diterima Berbagai Lapangan Pekerjaan
Kepsek SMKN 7 Medan Evi Herawati Lubis,M.Si Pimpinan MKKS SMK Sumut 2025-2029
Pensi SMPN 15 Medan di Meriahkan Penampilan Band Satpol PP
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Kepsek SMKN 1 Percut Setuan Menyambut Positif Perhalatan PRSU Ke 50.
Next Article Panglima TNI dan Kasad Perkuat Soliditas Melalui Olahraga Bersama Prajurit
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?