JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – TNI AL berkolaborasi bersama instansi terkait melaksanakan perbantuan pengamanan dan pengaturan arus balik penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk, Banyuwangi, Rabu (1/4).
Kegiatan ini melibatkan unsur KRI Teluk Kupang-519 serta ratusan personel gabungan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus kendaraan yang mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, volume antrean kendaraan mencapai sekitar 18.000 unit, dengan kapasitas pelayanan penyeberangan harian sebesar 2.770 unit. Kepadatan arus lalu lintas terjadi dari arah utara menuju Pelabuhan Ketapang dengan panjang antrean sekitar 6 kilometer hingga kawasan Pantai Grand Watudodol, sementara arus dari arah selatan terpantau ramai lancar. Lonjakan arus ini dipengaruhi oleh berdekatannya Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, serta pembatasan operasional kendaraan logistik.
Dalam pelaksanaannya, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc. bertindak sebagai Komandan Satuan Tugas Pengamanan (Dansatgaspam), memimpin langsung pengaturan di lapangan dengan mengerahkan personel pada titik-titik rawan, pos masuk pelabuhan, dermaga, serta area penyangga (buffer zone). Selain itu, patroli rutin menggunakan kendaraan roda dua juga dilaksanakan untuk membantu mengurai kemacetan dan menjaga keamanan.
Sinergi juga dilakukan bersama instansi terkait seperti TNI AD, Polri, Dishub, KSOP, dan ASDP melalui rapat koordinasi yang menghasilkan penambahan armada kapal dari 27 menjadi 35 unit serta pengaturan sistem bongkar muat untuk mempercepat proses penyeberangan.
Situasi secara umum terpantau aman dan terkendali, dengan seluruh unsur yang terlibat bekerja secara optimal dalam mendukung kelancaran arus balik masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam menjamin keamanan dan kelancaran transportasi laut nasional serta merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam membantu pemerintah dan masyarakat.@Red
