By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Pentingnya Sebuah Komisi Pengawasan Ketenagakerjaan Langsung Di Bawah Presiden
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Megapolitan > Pentingnya Sebuah Komisi Pengawasan Ketenagakerjaan Langsung Di Bawah Presiden
Megapolitan

Pentingnya Sebuah Komisi Pengawasan Ketenagakerjaan Langsung Di Bawah Presiden

Arman Naker
Last updated: August 23, 2025 9:30 am
Arman Naker
11 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Kasus pemerasan yang bernuansa korupsi dalam proses penerbitan sertifikasi K3 yang menyeret Wamenaker Ebennaizer, telah memberikan gambaran betapa selama ini pengawasan ketenagakerjaan telah menjadi ajang transaksi antara sejumlah oknum pejabat di Kemenaker dengan kalangan Pengusaha dalam mendapatkan dokumen yang terkait dengan pelaksanaan norma ketenagakerjaan.

Pengawasan ketenagakerjaan menjadi lahan basah bagi oknum – oknum yang menanfaatkan jabatan dan kewenangannya utk mendapatkan keuntungan pribadi dengan cara-cara melawan hukum.

Lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di bidang ketenagakerjaan adalah sumber carut marutnya kondisi ketenagakerjaan di Indonesia. Berbagai bentuk penyelewengan hukum terhadap hak-hak pekerja, namun segala bentuk penyelewengan tersebut “bisa diatur” utk dapat disesuaikan dengan keinginan pengusaha. Di sinilah, praktek jual beli hukum itu terjadi.

Para pengawas ketenagakerjaan yang semestinya bertanggung jawab untuk memastikan semua norma hukum ketenagakerjaan dijalankan dengan baik dan berjalan dengan baik, malah memainkan hukum. Sehingga segala bentuk pelanggaran hukum yang di lapangan, dibuat menjadi ’comply” dengan aturan yang ada. Untuk menyatakan comply ini, tentu ada harganya.

Ironisnya, dalam kasus korupsi yang terjadi di Direktorat Pengawasan Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yang terjadi malah lebih parah, Pekerja yang diperas demi mendapatkan dokumen sertifikat K3 yang dibutuhkannya. Ini sudah benar-benar keterlaluan. Pengawas yang seharusnhya melindungi Pekerja, malah menindas Pekerja.

Peraturan Presiden No. 21 tahun 2010 Tentang Pengawasan Ketenagakerjaan
Pasal 20 ayat b, menyatakan dengan tegas bahwa dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, Pengawas Ketenagakerjaan wajib tidak menyalahgunakan kewenangannya.

Namun, dalam prakteknya, tidak sedikit oknum pengawas yang berbuat curang, tidak profesional. Berbagai pelanggaran yang dilaporkan (khususnya oleh Pekerja maupun Serikat Pekerja), tidak ditindak lanjuti sebagaimana mestinya. Bahkan tidak ada laporan perkembangannya pengawasannya. Laporan menguap begitu saja.

Dalam mencegah praktek-prkatek yang tidak profesional semacam ini, kiranya perlu dipertimbangkan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk semacam Komisi Pengawas Ketenagakerjaan yan langsung berada di bawah Presiden (bukan di bawah Menteri Ketenagakerjaan yang selama ini belangsung), yang tugas fungsi dan tanggung-jawabnya adalah mengawasi kinerja dari para pengawas sekaligus menjatuhkan sanksi terhadap pengawas yang nakal, yang melakukan praktek korupsi dan kolusi.

Komisi ini tidak berbeda seperti Komisi Kepolisian Nasional, Komisi Kejaksaan dan Komisi Yudisial.

Diharapkan, dengan keberadaan komisi tersebut, para pengawas akan bekerja lebih berhati-hati dalam bekerja, lebih profesional dan berintegritas. (Saepul Tavip)

Penulis adalah Presiden OPSI (Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia)

You Might Also Like

Kantor Pertanahan Jakarta Utara Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
Kasudin LH Jakarta Utara Terus Dorong Program Pilah Sampah Dari Rumah
Satpol PP Kramat Jati Tertibkan PKL di Depan RPTRA Udara Segar
Fokus Kesehatan Anak Usia Dini, Munjirin Hadiri Peluncuran Program GAS di Pasar Rebo
Mercure Gatot Subroto Jakarta Persembahkan Sajian Spesial Para Pecinta Kuliner “Sunday Brunch”
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Sekjen DPP PWO DWIPA Menyoroti Kasus Kematian Balita Bernama Raya di Sukabumi Dan Masalah Gizi Buruk dan Peran Pemerintah
Next Article Bakamla RI Terima Courtesy Call Komandan Maritime Border Command Australia
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?