CILILITAN, KLIK7TV.CO.ID — Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan PGC Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, kini menjadi sorotan warga. Pasalnya, fasilitas lift yang seharusnya memudahkan penyeberangan justru sering ditutup atau tidak berfungsi, membuat banyak pengguna merasa kecewa dan terbebani.
Keluhan ini dirasakan paling berat oleh para lansia dan warga lanjut usia, yang mayoritas membutuhkan bantuan lift untuk menyeberangi jalan raya yang padat ini. Karena lift tidak bisa digunakan, banyak di antara mereka terpaksa menahan rasa sakit dan kelelahan untuk menaiki tangga darurat demi sampai ke seberang jalan.

Salah satu kisah menyayat hati datang dari seorang warga lanjut usia. Saat hendak menyeberang, ia mendapati lift dalam keadaan tertutup. Tak punya pilihan lain, kakek/nenek ini harus berjuang menapaki anak tangga satu per satu — proses yang berat, lambat, dan berisiko jatuh.
Seorang aktivis warga yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya dengan tajam.
“Sangat disayangkan sekali. Uang rakyat yang dipakai membangun fasilitas ini terbuang begitu saja, padahal seharusnya bermanfaat bagi rakyat sendiri. Kalau sering rusak atau ditutup, untuk apa lift itu dibangun? Terutama warga yang sudah tua, mana kuat naik turun tangga setiap hari?”
Warga berharap pihak terkait — Dinas BINA MARGA Jakarta serta pengelola fasilitas — segera turun tangan. Lift harus selalu siap beroperasi setiap hari, bukan hanya saat pemeriksaan atau acara resmi. Fasilitas umum adalah milik seluruh warga, dan wajib berfungsi dengan baik, terutama bagi mereka yang paling membutuhkannya.
Warga juga meminta agar penutupan atau perbaikan rutin diinformasikan lebih awal, sehingga lansia dan penyandang kebutuhan khusus tidak terjebak dalam kesulitan yang sebenarnya bisa dihindari.