JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Panglima Kostrad, Letjen TNI Mohammad Fadjar, MPICT., menghadiri penerimaan Perwira Remaja (Paja) TNI Angkatan Darat Abituren Pendidikan Pertama Perwira (Dikmapa) Perwira Karier (PK) Reguler, Program Khusus, dan Cyber Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa di Lapangan Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Upacara penerimaan ini merupakan tradisi yang menandai bergabungnya para perwira muda hasil pendidikan Dikmapa PK ke dalam keluarga besar Angkatan Darat sekaligus menjadi awal pengabdian mereka sebagai pemimpin masa depan di lingkungan TNI AD.
Sebanyak 584 Paja mengikuti upacara tersebut, terdiri dari 327 Paja PK TNI Reguler, 125 Paja PK Program Khusus (Abituren UNHAN, STIN, dan PSSN), 25 Paja PK Program Khusus Cyber, serta 107 Paja PK Program Khusus lainnya.
Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakasad, disampaikan bahwa para perwira remaja merupakan generasi penerus yang akan memegang peranan penting dalam menjaga kedaulatan negara serta mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kasad menegaskan bahwa dinamika global saat ini bergerak semakin cepat dan sulit diprediksi, sehingga menuntut TNI AD untuk terus adaptif terhadap perkembangan ancaman maupun kemajuan teknologi pertahanan. Pertahanan negara tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan tempur yang bersifat simetris, tetapi juga menghadapi berbagai dimensi ancaman asimetris yang menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, kecermatan strategi, serta penguasaan teknologi modern.
“Kompleksitas ancaman global dan regional yang semakin tidak menentu, mulai dari perang yang sulit diprediksi, disrupsi siber, hingga dinamika geopolitik yang penuh ketidakpastian, menempatkan TNI AD pada spektrum penugasan yang jauh lebih luas dan multidimensional,” kutip Wakasad.
Pada akhir amanatnya, Kasad berpesan kepada para Paja agar mampu menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di satuan, menumbuhkan budaya inovasi, serta terus berkarya dalam menjalankan tugas pengabdian. Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang perwira tidak hanya diukur dari jabatan yang diraih, tetapi dari dampak positif yang dapat diberikan bagi anggota, satuan, dan masyarakat.
Dalam rangkaian upacara tersebut juga dilaksanakan pembacaan sumpah perwira yang diwakili oleh dua orang Perwira Remaja, masing-masing dari Paja pria dan Paja Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).@Red
