By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di ILC Sesi ke-113, Suarakan Kerja Layak untuk Dunia Kerja yang Adil dan Produktif
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di ILC Sesi ke-113, Suarakan Kerja Layak untuk Dunia Kerja yang Adil dan Produktif
Ekonomi

Menaker Yassierli Pimpin Delegasi Indonesia di ILC Sesi ke-113, Suarakan Kerja Layak untuk Dunia Kerja yang Adil dan Produktif

Arman Naker
Last updated: June 9, 2025 12:22 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia (RI), Yassierli, memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) sesi ke-113 yang diselenggarakan oleh International Labour Organization (ILO) pada 2–13 Juni 2025 di Jenewa, Swiss.

Dalam forum ketenagakerjaan terbesar dunia tersebut, Indonesia mengangkat tiga isu strategis yang menjadi perhatian nasional sekaligus sejalan dengan agenda global ketenagakerjaan, yaitu: kerja layak dalam ekonomi platform digital, pelindungan terhadap bahaya biologis di tempat kerja, dan transisi pekerja dari sektor informal ke formal.

“Kerja layak bukan hanya bentuk perlindungan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk membangun tenaga kerja yang kompeten, sehat, dan produktif,” kata Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Jenewa, Sabtu (7/6/2025).

Tiga Fokus Utama Indonesia di ILC Sesi ke- 113 :

  1. Kerja Layak dalam platform Ekonomi Digital: Indonesia mendorong pentingnya regulasi bagi pekerja digital dan platform untuk menjamin kepastian kerja dan pelindungan yang setara.
  2. Perlindungan dari Bahaya Biologis di Tempat Kerja: Penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung keberlangsungan usaha.
  3. Transisi dari Sektor Informal ke Formal: Indonesia menekankan pentingnya kebijakan yang inklusif untuk memperluas cakupan perlindungan sosial dan peningkatan kompetensi kerja bagi pekerja informal.

“Ketiga isu tersebut dinilai relevan dengan arah kebijakan ketenagakerjaan nasional dan merupakan bagian dari upaya mewujudkan dunia kerja yang inklusif, adaptif, dan produktif,” ujar Yassierli.

Partisipasi aktif delegasi Indonesia di ILC tambah Yassierli, bukan hanya soal menyampaikan pendapat, tetapi juga strategi memperkuat kerja sama global dan memastikan suara pekerja, pengusaha, dan pemerintah Indonesia didengar dunia.

“Melalui keikutsertaan aktif dalam ILC ke-113, kami berharap dapat memperkuat posisi dalam kerja sama ketenagakerjaan global dan mendorong terwujudnya kebijakan internasional yang berpihak pada perlindungan dan kesejahteraan pekerja, sekaligus mendukung pembangunan SDM unggul dan produktif, serta yang tidak kalah penting keberlangsungan usaha,” kata Menaker Yassierli.

Delegasi Indonesia dalam ILC ke-113 dibentuk dengan prinsip tripartit, yaitu terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja/serikat buruh. Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendorong dialog sosial sebagai fondasi pembangunan ketenagakerjaan yang berkeadilan.

“Kami ingin dunia kerja menjadi ruang yang adil dan terbuka bagi semua. Oleh karena itu, melalui konferensi ini, kami berharap delegasi Indonesia membawa semangat kolaboratif untuk merumuskan solusi nyata, tidak hanya bagi ketenagakerjaan di Indonesia, tetapi juga untuk komunitas global,” kata Yassierli.

Dalam kegiatan ILC ke-113 ini, delegasi Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia berpartisipasi aktif dalam sejumlah sidang komite dan pleno, antara lain:

  • Komite Keuangan
  • Komite Urusan Umum
  • Komite Diskusi Umum
  • Komite Aplikasi Standar

“Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional Indonesia pada sidang pleno ILC tanggal 9 Juni 2025, yang mengangkat laporan Dirjen ILO bertajuk Jobs, Rights, and Growth: Reinforcing the Connection. Laporan ini menekankan pentingnya keterkaitan antara pekerjaan, pemenuhan hak, dan pertumbuhan ekonomi yang produktif.”

Selain itu, Menaker juga akan mengikuti pertemuan tingkat regional seperti Asia-Pacific Group Ministers Meeting, ASEAN Labour Leader Meeting, ASEAN Breakfast Ministers Meeting serta rapat bilateral dengan Dirjen ILO dan sejumlah negara mitra. (ARMAN R)

You Might Also Like

Sertifikasi Ahli K3 Umum Langkah Konkret pemerintah Perluas Akses Pekerja Untuk Kompetensi K3
Menteri Mukhtarudin Lepas 40 Peserta Pelatihan Wellness Therapist di Denpasar
KemenP2MI Perkuat Sinergi dengan Kementerian Imipas, Dorong Harmonisasi Data dan Penertiban Paspor PMI
Plang Segel Eiger Adventure Land Resmi Dicabut, Aktivitas Ekonomi Akan Kembali Berputar
Ketua KPPU Temui Luhut, Soroti Minimnya Respon Pemerintah Atas Saran Kebijakan Persaingan Usaha
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Rayakan Idul Adha 1446 H, Pegawai PLN UID Sumatera Utara Tebarkan Kebaikan Lewat Hewan Kurban
Next Article Menteri Karding Kerja Sama dengan Sejumlah Universitas, Bangun Ekosistem Pelatihan Migrasi Profesional
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?