Home Pendidikan Konferensi Pendidikan Tahun 2025 Refleksi Tantangan Serta Peluang Membangun Pendidikan Inklusif dan Relevan

Konferensi Pendidikan Tahun 2025 Refleksi Tantangan Serta Peluang Membangun Pendidikan Inklusif dan Relevan

Share
Share

Jakarta, Klik7tv.co.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menutup kegiatan Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) Tahun 2025 di Gedung Auditorium Dinas Pendidikan, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam sambutanya Gubernur menyampaikan dukungan penuh program pendidikan yang digagas Pemprov DKI untuk menunjang akses pendidikan yang merata bagi seluruh warga terutama warga kurang mampu.

“Kita telah menyaksikan berbagai praktik baik, berdiskusi, dan merefleksikan tantangan serta peluang dalam membangun pendidikan yang lebih inklusif dan relevan. Hasil forum ini, beserta semangat kolaboratif yang terbangun, harus terus dijaga dan ditindaklanjuti dengan aksi nyata di daerah masing-masing,” Pramono, Kamis (16/5/2025).

KPI 2025 merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, khususnya Dinas Pendidikan, dan Lingkar Daerah Belajar. Gubernur menegaskan, Pemprov DKI siap menjadi mitra aktif, berbagi pengalaman, sekaligus belajar dari daerah lain demi kemajuan pendidikan nasional.

“Semangat dan energi positif selama kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi lintas daerah adalah kunci transformasi pendidikan berkelanjutan. Kami percaya, proses saling belajar antardaerah akan mempercepat reformasi sistem pendidikan di Indonesia,” ucapnya.

Pramono menilai forum tersebut menjadi ruang inklusif bagi berbagai pihak untuk berbagi refleksi dan membangun pemahaman lintas pemangku kepentingan. Ia juga berharap KPI dapat terus dihadirkan secara berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi yang konsisten, terarah, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, Indonesia akan mampu membangun sistem pendidikan yang tangguh, adil, dan berpihak pada masa depan generasi penerus bangsa,” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur memaparkan sejumlah strategi dan inisiatif yang telah dilakukan Pemprov DKI untuk meningkatkan kualitas pendidikan, di antaranya digitalisasi pembelajaran melalui platform JakLMS dan penyediaan JakWIFI, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, insentif kinerja, serta penguatan komunitas belajar seperti MGMP; hingga perluasan penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Kami juga menjalin kerja sama dengan universitas, yayasan, dan dunia usaha untuk meningkatkan keterserapan lulusan SMK. Selain itu, model sekolah swasta gratis kami terapkan sebagai bentuk layanan pendidikan formal tanpa pungutan biaya bagi peserta didik,” jelasnya.

Ia turut menyinggung program pemutihan ijazah yang memberikan kesempatan kepada warga yang terkendala secara administratif maupun finansial untuk mengambil ijazahnya.

“Saya bersyukur bisa melihat anak-anak tetap bersekolah dan berjuang meraih impiannya lewat program KJP dan KJMU. Peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta adalah prioritas, dan saya berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan ini demi masa depan generasi penerus,” pungkas Gubernur Pramono.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Rico Waas Tegaskan Arah APBD Medan 2027: Fokus Benahi 100 Titik Banjir, Kesejahteraan Guru, Perkuat Layanan Kesehatan dan Pendidikan

MEDAN, KLIK7TVCO.ID – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan...

Polmed Wisuda 2.271 Lulusan, Kompetensi Berstandar Internasional Jadi Bekal Kerja

MEDAN, KLIK7TV. CO.ID – Politeknik Negeri menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Politeknik...

Hari Kesaktian Pancasila di SMPN 10 Medan, Pelajar Diingatkan Lawan Intoleransi dan Narkoba

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Hari Kesaktian Pancasila di UPT SMPN 10 Medan tak...

Hari Kesaktian Pancasila, SMP Negeri 6 Medan Tanamkan Nilai Kebangsaan kepada Siswa

MEDAN — KLIK7TV.CO.ID Halaman UPT SMP Negeri 6 Medan dipenuhi suasana khidmat...