Home Hukum Kejagung periksa  Fitra Eri Terkait kasus minyak mentah

Kejagung periksa  Fitra Eri Terkait kasus minyak mentah

Share
Share

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID  – Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa pemengaruh otomotif Fitra Eri Purwotomo (FEP) sebagai saksi terkait dengan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) pada tahun 2018—2023.

“Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memeriksa FEP selaku influencer otomotif,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (.5/3)

Selain Fitra, kata dia, penyidik memeriksa tujuh saksi lainnya yang terdiri atas pejabat teknis di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina.

Pada Kementerian ESDM, penyidik memeriksa MP selaku Direktur Pembinaan Usaha Hilir pada Ditjen Migas Kementerian ESDM, ARH selaku Subkoordinator Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Ditjen Migas Kementerian ESDM, DM selaku Kepala Divisi Akuntansi SKK Migas, dan CMS selaku Koordinator Subsidi Bahan Bakar Minyak dan Gas Bumi pada Ditjen Migas Kementerian ESDM.

Pada Pertamina, penyidik memeriksa AA selaku Manajer QMS PT Pertamina (Persero), ESJ selaku Staf Analyst Planning PT Pertamina Hulu Rokan, dan ES selaku VP and Contracting PT Pertamina Hulu Rokan WK RokaDikatakan oleh Kapuspenkum bahwa delapan saksi tersebut diperiksa untuk sembilan tersangka dalam kasus ini.

“Pemeriksaan saksi ini untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara tersebut,” ucapnya.

Sementara itu, secara terpisah, Fitra Eri mengatakan bahwa pemeriksaan terhadap dirinya sebagai saksi terkait dengan pertanyaan mengenai pengaruh BBM pada kendaraan bermotor.

https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-6174445277446935&output=html&h=280&slotname=9907595475&adk=3487403086&adf=604915064&pi=t.ma~as.9907595475&w=730&abgtt=6&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1741252246&rafmt=1&format=730×280&url=https%3A%2F%2Fwww.antaranews.com%2Fberita%2F4690709%2Fkejagung-periksa-pemengaruh-fitra-eri-terkait-kasus-minyak-mentah%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Dpopular_right&fwr=0&fwrattr=true&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTAuMC4wIiwieDg2IiwiIiwiMTMzLjAuNjk0My4xNDMiLG51bGwsMCxudWxsLCI2NCIsW1siTm90KEE6QnJhbmQiLCI5OS4wLjAuMCJdLFsiR29vZ2xlIENocm9tZSIsIjEzMy4wLjY5NDMuMTQzIl0sWyJDaHJvbWl1bSIsIjEzMy4wLjY5NDMuMTQzIl1dLDBd&dt=1741252246104&bpp=3&bdt=1105&idt=513&shv=r20250303&mjsv=m202502260101&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3D0b8eb81430bd5b2f%3AT%3D1741250940%3ART%3D1741252176%3AS%3DALNI_MZXUvyBDmkTYAlu8NrCF0EBL5GJdA&gpic=UID%3D00001056e3e074be%3AT%3D1741250940%3ART%3D1741252176%3AS%3DALNI_MYGaSky2xLLk0sqdxFvz8kvE3Vaow&eo_id_str=ID%3Df32ecaf3bcf13c6e%3AT%3D1741250940%3ART%3D1741252176%3AS%3DAA-AfjZbvgkHd43VG5YDJPoHcwLr&prev_fmts=0x0%2C730x280&nras=1&correlator=2401418586811&frm=20&pv=1&u_tz=420&u_his=4&u_h=768&u_w=1366&u_ah=728&u_aw=1366&u_cd=24&u_sd=1&dmc=8&adx=120&ady=2375&biw=1349&bih=607&scr_x=0&scr_y=0&eid=31090747%2C95344787%2C95354315%2C95354326%2C95354336%2C95353782&oid=2&pvsid=792875958614880&tmod=1468243958&uas=0&nvt=1&ref=https%3A%2F%2Fwww.antaranews.com%2Ftag%2Fkabid-humas-polda-metro-jaya%2F60&fc=1920&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1366%2C0%2C1366%2C728%2C1366%2C607&vis=1&rsz=o%7C%7CpeEbr%7C&abl=CS&pfx=0&fu=128&bc=31&bz=1&td=1&tdf=2&psd=W251bGwsW251bGwsbnVsbCxudWxsLCJkZXByZWNhdGVkX2thbm9uIl0sbnVsbCwzXQ..&nt=1&ifi=3&uci=a!3&btvi=2&fsb=1&dtd=523 “Pertanyaan teknis umum saja. Tidak ada yang menyangkut mengenai tindak korupsinya,” ujarnya.

Kejagung dalam kasus ini telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) pada tahun 2018—2023.

Sembilan tersangka itu, yaitu Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional, Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, dan Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.

Tersangka lainnya, yakni Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim, dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles

Wujudkan Pembinaan Kepribadian Berkelanjutan, Lapas Narkotika Jakarta Tandatangani MoU dengan Patriot Garda Indonesia

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Lapas Narkotika Kelas IIA Jakarta terus berkomitmen memperkuat pembinaan...

Seminar Hukum Dan Kesehatan Dalam Rangkaian Latgabma Super Garuda Shield 2026

.JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Seminar Hukum dan Kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan...

Polres Taput Disinyalir Tebang Pilih Penetapan Tersangka Pelaku Tambang Pasir Iegal masih beroperasi seakan kebal hukum.

TAPUT, KLIK7TV.CO.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tapanuli Utara menetapkan 2...

Rutan Cipinang Optimalkan Pembinaan Kemandirian melalui Budidaya 500 Ekor Ayam Petelur

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Rutan Kelas I Cipinang terus mengembangkan program ketahanan pangan...