JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menjadi pengusaha Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) bukan hanya soal mengejar jumlah penempatan, memperbesar jaringan, atau memenangkan persaingan.
Di tengah hiruk-pikuk masalah, perubahan regulasi, kemajuan teknologi, derasnya media sosial, dan persaingan usaha yang semakin terbuka, kita justru dituntut untuk memiliki ketenangan hati dan kejernihan berpikir.
Jangan mudah terpancing oleh isu.
Jangan terlalu sibuk melihat apa yang dilakukan orang lain.
Dan jangan memenuhi pikiran dengan sesuatu yang nonprosedural atau ilegal.
Itu bukan jalan kita.
Tugas P3MI adalah terus memperbaiki proses, menjaga prosedur, meningkatkan pelayanan, membangun kepercayaan, serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi CPMI dan PMI.
Persaingan harus dijawab dengan kualitas. Perubahan teknologi dijawab dengan adaptasi. Media sosial dijawab dengan edukasi dan transparansi.
Masalah dijawab dengan solusi.
Sedangkan tekanan dijawab dengan kesabaran dan keikhlasan.
Pengusaha yang kuat bukanlah yang paling gaduh, tetapi yang mampu tetap tenang ketika keadaan ramai.
Teruslah mencari terobosan.
Teruslah berinovasi.
Teruslah belajar membaca perubahan zaman.
Namun jangan pernah kehilangan arah:
legal, prosedural, profesional, dan bertanggung jawab.
Karena pada akhirnya, keberhasilan P3MI bukan hanya diukur dari berapa banyak orang yang diberangkatkan, tetapi dari seberapa baik proses itu dijalankan dan seberapa besar manfaat yang diberikan.
Tenang dalam menghadapi masalah.
Teguh dalam prosedur.
Berani dalam inovasi.
Ikhlas dalam menjalankan usaha.
Itulah salah satu jalan agar P3MI tetap tumbuh, dipercaya, dan bertahan dalam perubahan zaman. (Purwanto)
Penulis ada Pengusaha P3MI