JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Keluarga Besar Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (IKA FH UB) menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas amanah strategis yang kini diemban oleh dua alumni terbaik Fakultas Hukum Universitas Brawijaya dalam jajaran pimpinan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI).
Kedua alumni tersebut adalah Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum (FH UB Angkatan 1988) dan Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H (FH UB Angkatan 1989). Keduanya dipercaya mengemban jabatan strategis di bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), salah satu lini terdepan dalam penegakan hukum di Indonesia.
Prof. Dr. Rudi Margono, yang sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas), kini dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI.
Penugasan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang tindak pidana khusus.
Sementara itu, beberapa bulan sebelumnya, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi telah lebih dahulu memperoleh amanah sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Ses-Jampidsus) setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Selain itu, beliau juga saat ini mengemban amanah sebagai Ketua Umum IKA FH Universitas Brawijaya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) IKA FH UB, Syamsul Huda Yudha menyampaikan ucapan selamat sekaligus rasa bangga atas kepercayaan negara yang diberikan kepada kedua alumni tersebut.
“Keluarga besar IKA FH Universitas Brawijaya mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Rudi Margono dan Dr. Didik Farkhan Alisyahdi atas amanah yang kembali diberikan oleh negara. Kepercayaan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga marwah penegakan hukum Indonesia, khususnya di bidang tindak pidana khusus,” kata Yudha dalam press rilisnya yang diterima Klik7tv.co.id pada Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, keberadaan dua alumni FH UB pada jajaran pimpinan bidang Pidsus Kejaksaan Agung merupakan kebanggaan bagi almamater sekaligus bukti bahwa lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sistem hukum nasional.
“Bidang tindak pidana khusus merupakan salah satu garda terdepan penegakan hukum yang menghadapi tantangan sangat kompleks. Di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap integritas, profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas aparat penegak hukum, amanah yang dipikul tentu tidak ringan,” ujar Yudha
Yudha menambahkan, IKA FH UB bersama seluruh civitas akademika Universitas Brawijaya akan terus memberikan dukungan moral dan doa agar kedua alumni tersebut senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah negara.
“Kami percaya pengalaman, kapasitas akademik, integritas, dan rekam jejak keduanya akan menjadi modal penting dalam mengawal penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, independen, dan berintegritas. Kampus dan seluruh alumni akan selalu mendukung serta mendoakan agar beliau berdua diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah di tengah dinamika penegakan hukum yang semakin kompleks, kompetitif, dan penuh risiko,” ucapnya.
Yudha menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar menjadi kebanggaan IKA FH UB, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa dan alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kapasitas keilmuan, serta mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.
Profil Singkat
Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum adalah Alumni FH Universitas Brawijaya Angkatan 1988.
Jabatan Strategis Terakhir :
- Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI.
- Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas).
- Plt. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H adalah Alumni FH Universitas Brawijaya Angkatan 1989.
Jabatan Strategis Terakhir :
- Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
- Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Ses-Jampidsus).
- Ketua Umum IKA Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. (ARMAN R)
