By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Densus 99 Banser Apresiasi Densus 88 Polri, Dorong Kolaborasi dengan Ormas Moderat
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Megapolitan > Densus 99 Banser Apresiasi Densus 88 Polri, Dorong Kolaborasi dengan Ormas Moderat
Megapolitan

Densus 99 Banser Apresiasi Densus 88 Polri, Dorong Kolaborasi dengan Ormas Moderat

Arman Naker
Last updated: August 7, 2025 6:26 pm
Arman Naker
11 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Kepala Detasemen Khusus (Densus) 99 Satkornas Banser, Ahmad Bintang Irianto, memberikan apresiasi atas langkah cepat dan profesional Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, yang berhasil menangkap enam terduga teroris dalam rentang waktu 17 Juli hingga 5 Agustus 2025.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa negara senantiasa siaga dan tidak lengah dalam menghadapi potensi ancaman terorisme. Namun, ia mengingatkan bahwa penanggulangan terorisme tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Densus 88 atas kerja cepat dan profesionalnya. Namun, keberhasilan ini harus diikuti dengan penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan lingkungan,” ucap Ahmad Bintang dalam keterangannya, pada Kamis (7/8/2025).

Ia menilai, untuk memperkuat deteksi dini dan upaya pencegahan, Densus 88 perlu menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang memiliki pemahaman keagamaan yang moderat serta jaringan akar rumput yang kuat.

“Kolaborasi antara aparat dan ormas-ormas yang kapabel sangat penting, agar pengawasan terhadap potensi radikalisme lebih menyentuh langsung ke lapisan masyarakat bawah dan tidak hanya bersifat represif,” ujarnya.

Ahmad Bintang juga mengingatkan bahwa meskipun saat ini tidak terjadi aksi teror (zero accident), ancaman laten masih membayangi Indonesia. Karena itu, kewaspadaan harus tetap dijaga dan langkah preventif harus terus dilakukan secara konsisten.

Ia juga menegaskan, kesiapan Densus 99 Banser untuk terus menjadi mitra strategis aparat keamanan dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran ideologi kekerasan, khususnya di lingkungan masyarakat bawah dan sektor pendidikan nonformal.

“Banser akan terus berdiri di barisan depan bersama elemen bangsa lainnya untuk menjaga Indonesia dari infiltrasi paham radikal dan tindakan teror yang mengancam keutuhan negara,” katanya.

Sebagai langkah antisipatif, Ahmad Bintang juga mendorong adanya assessment berkala terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) guna memastikan tidak ada yang terpapar paham radikal. Ia juga menyoroti pentingnya proses seleksi yang ketat terhadap pelamar baru, khususnya pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

“Screening terhadap pelamar CPNS harus dilakukan secara lebih mendalam sejak tahap awal, agar potensi penyusupan ideologi radikal dapat dicegah sedini mungkin dan tidak kecolongan,” pungkasnya.

Senada dengan Kadensus, Wakadensus 99 Satkornas Banser, Sofyan Ardiansyah, turut angkat suara saat ditemui di Surabaya. Ia menyatakan ada beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian dalam menyikapi penangkapan tersebut.

Putra daerah Jawa Timur ini menilai, pentingnya evaluasi bukan hanya dari aspek kepegawaian, tetapi juga pengawasan internal oleh pimpinan lembaga/instansi pemerintah terkait.

“Para pimpinan di setiap instansi harus lebih peduli dan peka terhadap seluruh pegawainya, jalinan emosional dan kekeluargaan yang erat didalam lingkungan kerja menjadi hal penting, sehingga para pegawai merasa nyaman dan aman di kantor mereka. Kondisi tersebut akan membentuk ikatan yang saling terbuka dan percaya antara atasan dengan bawahan. Karena radikalisme bisa masuk dari berbagai pintu,” tegas Sofyan.

Sofyan juga turut menekankan komitmen Banser untuk tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional.

“Dalam kesadaran sebagai anak bangsa, diminta atau tidak, kami tetap berupaya memberikan sistem peringatan dini dan deteksi awal terhadap berbagai potensi ancaman. Semua ini demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ucapnya. (ARMAN R)

You Might Also Like

Sehari Jelang Pengujian, PWI Jaya Gelar Pra UKW Agar Wartawan Lebih Siap
Moment Hut Kemerdekaan RI 2025, Cecilia Icha Minta Program Efisiensi Anggaran Ditinjau Kembali
ibis Styles Jakarta Sunter Hadirkan “Smash & Feast”, Kombinasi Olahraga dan Kuliner dalam Satu Pengalaman
Pohon Tua di Samping RPTRA Udara Segar, Batu Ampar, kc.kramat jati Rawan Tumbang
Negara Hadir, Menteri Mukhtarudin Instruksikan Penanganan Medis Intensif bagi Pekerja Migran asal Bima yang Sakit di Oman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Gelar Sosialisasi Usaha, DPM-PTSP Kota Bekasi Gandeng Wartawan Untuk Perkenalkan Sistem Online Single Submission(OSS)
Next Article Bakamla RI Bahas Solusi Strategis Pertahanan Negara Bersama DPN
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?