By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Reading: Buku berjudul “Menyelamatkan Reformasi” Ungkap Peran Polri Pada 2001
Share
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
Search
  • Home
  • Headnews
  • Daerah
  • POLRI
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Megapolitan
  • TNI
    • TNI AD
    • TNI AL
    • TNI AU
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Megapolitan > Buku berjudul “Menyelamatkan Reformasi” Ungkap Peran Polri Pada 2001
Megapolitan

Buku berjudul “Menyelamatkan Reformasi” Ungkap Peran Polri Pada 2001

Arman Naker
Last updated: October 22, 2025 6:41 am
Arman Naker
9 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Salah satu peristiwa penting yang patut diketahui oleh masyarakat Indonesia di awal era Reformasi (1998), adalah saat terjadinya Sidang Istimewa MPR pada Juli 2001. Mengapa? Karena saat itu, Presiden keempat RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sempat mengeluarkan Dekret Presiden yang ingin membubarkan Parlemen atau DPR.

Namun karena tidak didukung oleh mayoritas anggota DPR serta Polri dan TNI, Dekret Presiden tersebut langsung digagalkan atau dicabut mandat Gus Dur sebagai Presiden Republik Indonesia melalui Sidang Istimewa MPR pada 23 Juli 2001 lalu.

Pihak yang harus bekerja ekstra keras saat sebelum dan setelah terbitnya Dekret Presiden adalah Polri dan TNI.

Mengapa Polri? Inilah yang dikupas dalam buku berjudul “Menyelamatkan Reformasi: Polri Diantara Dekret Presiden dan Sidang Istimewa MPR 2001”, ditulis oleh Hesma Eryani, M. Abriyanto dan Budi Sanjaya.

Buku setebal 219 halaman yang diluncurkan di Gedung DPR/MPR ini pada awal Agustus lalu, digagas oleh para purnawirawan Polri lalu didukung penuh oleh Komjen Pol (Purn) Syahroedin ZP SH yang saat peristiwa Dekret Presiden Juli 2001 menjabat sebagai Deputi Operasi Kapolri.

Syahroedin ZP pula yang bertindak sebagai Inspektur Upacara saat Apel bersama anggota DPR/MPR di komplek Parlemen jelang Dekrit Presiden.

Konflik yang berkepanjangan antara Presiden dan DPR saat itu, membuat Presiden membutuhkan dukungan penuh dari Polri dan TNI. Caranya, Kapolri dan Panglima TNI harus yang menuruti kehendak Presiden.

Yang terjadi di lapangan tidak demikian. Kapolri ketika itu dijabat oleh Jenderal Polisi Suroyo Bimantoro, dimana sejak awal kepemimpinannya, sering bereberangan dengan kebijakan Presiden. Itu sebabnya, Presiden mempersiapkan pergantian Kapolri dan menunjuk Komisaris Jenderal Polisi Chaerudin Ismail untuk menggantikan Bimantoro.

Yang menjadi menarik, Bimantoro tidak bersedia digantikan. Dengan alasan, ia mematuhi aturan yang ada, dan hanya ingin digantikan apalagi dapat persetujuan DPR, sesuai aturan yang berlaku ketika itu. Tarik-menarik inilah yang membuat tekad Presiden memaksakan kehendaknya dan tetap melantik Chaerudin Ismail sebagai Kapolri.

Di sinilah masalah memanas, karena ada “Kapolri Kembar”. Ini bukan pilihan yang udah bagi Polri, tapi inilah jalan keluar terbnaik untuk menyelamatkan masa depan reformasi. Pilihan ini membuktikan bahwa Polri tetap solid dan tegar berdiri untuk bangsa Indonesia.

Polri menolak untuk dipecah belah dan dijadikan alat penguasa. Buku ini mencoba merekam detik-detik menegangkan saat terbitnya Dekret Presiden, yang kemudian disusul dengan digelarnya Sidang Istimewa MPR 2001, langsung dari pengakuan para pelaku sejarah di dalamnya. (Red)

Penulis adalah Alumni Akabri Pertama 70 “Waspada”

You Might Also Like

Sekjen DPP PWO DWIPA Menyoroti Kasus Kematian Balita Bernama Raya di Sukabumi Dan Masalah Gizi Buruk dan Peran Pemerintah
Kasudin LH Jakarta Utara Hadiri Pembekalan Kader Gerakan Pilah Sampah
Rayakan Momen Kebersamaan Lebaran dengan “Pahala – Paket Halal Bihalal” di ibis Styles Jakarta Sunter
Swiss-Belinn Cawang Hadirkan Buffet All You Can Eat dengan Diskon 21% Sepanjang September-Oktober 2025
Rayakan Keistimewaan Bulan Suci dengan Promo ‘Royal Ramadhan’di Hotel Santika Premiere Bintaro
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Print
Previous Article Perkokoh Soliditas TNI AL, Danpuspomal Lakukan Kunjungan Strategis Kolinlamil
Next Article Pangkostrad Resmikan Yontaipur dan Denintel Kostrad‎‎
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© KLIK7TV
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?