PULOGEBANG, JAKARTA TIMUR, http://KLIK7TV.CO.ID* – Bukti video dan foto baru yang diambil pada *23 September 2026 Pukul 13:44:24 WIB dan 17:01:54 WIB* membongkar praktik penyimpanan material proyek yang tidak layak dan diduga menyalahgunakan aset negara.
Dalam video dan foto tersebut, terlihat tumpukan besi beton (besi polos) dalam jumlah banyak, ditumpuk sembarangan seadanya di dalam sebuah ruangan / bangunan milik *Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.*
Kondisi besi yang ditumpuk tanpa alas, tanpa gudang yang layak, di tempat yang lembab dan berkarat, memperkuat dugaan bahwa pelaksana proyek kekurangan modal dan fasilitas yang memadai sesuai syarat tender.

Menurut Ketua Umum DPP FORMASIPP, F. Ferdin, “Kontraktor pelaksana kekurangan modal kerja sehingga banner tentang informasi proyek saja tidak mampu disediakan. Dan menggunakan salah satu bangunan milik Terminal Pulogebang untuk menyimpan material besi yang telah dipotong-potong..
Lebih lanjut Ferdin menegaskan, “Tim pengendali dari dinas terkait abai akan kelengkapan proyek, sebab mereka hanya butuh untuk foto selfie di lokasi untuk laporan formalitas di atas kertas, seperti umumnya yang terjadi di Sudin dan Dinas di Provinsi DKI Jakarta.

Masyarakat meminta pihak Terminal Pulogebang menegur kontraktor dan pengawas agar besi-besi yang berantakan ini segera dirapikan. Terminal termegah di Asia Tenggara jangan dijadikan tempat menyimpan material kontraktor yang berserakan seperti tempat tidak bertuan. Kondisi ini membuat terminal yang seharusnya bersih dan megah menjadi terlihat kumuh.
*[TIM REDAKSI http://KLIK7TV.CO.ID]*
-