MEDAN, KLIK7TV. CO ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan penjualan tenaga listrik. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) dan Nota Kesepahaman (MoU) dengan sejumlah pelanggan dari sektor industri dan akademik, dengan total tambahan daya mencapai 49,99 MVA.
Kegiatan penandatanganan dilaksanakan pada Sabtu (28/3/2026) di Ruang Astakona Lantai 4, Kantor PLN UID Sumatera Utara, Medan, yang menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara PLN dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Sumatera Utara.
Penambahan daya ini mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi serta kepercayaan dunia usaha dan institusi pendidikan terhadap keandalan pasokan listrik PLN sebagai tulang punggung pembangunan. Keterlibatan sektor industri dan akademik juga menunjukkan kolaborasi strategis dalam mendorong produktivitas, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany G. Akmalaputri, EVP Operasi Distribusi Sumatera dan Kalimantan Saleh Siswanto, General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan Donny Adriansyah, serta seluruh Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di lingkungan UID Sumatera Utara.
Dari sisi pelanggan, hadir perwakilan dari berbagai sektor, antara lain PTPN II yang diwakili SEVP Operasional PT KINRA Kenedy Sibarani, GM Operasional Produksi PT Musim Mas Budiman, serta Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Prof. Dr. Agussani, M.AP, beserta pelanggan lainnya.
Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
“PLN siap memberikan pelayanan terbaik dengan didukung sistem kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Energi menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan industri dan pendidikan di daerah,” ujar Arsyadany.
Ia menambahkan, PLN tidak hanya berperan sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai enabler pembangunan yang membuka peluang investasi, meningkatkan daya saing industri, serta memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan inovasi.
Sementara itu, General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyampaikan bahwa capaian penambahan daya sebesar 49,99 MVA merupakan sinyal positif atas meningkatnya kebutuhan energi di Sumatera Utara.
“Penambahan daya ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap layanan kelistrikan terus tumbuh seiring dengan geliat ekonomi daerah. Ini juga mencerminkan optimisme dunia usaha dan akademisi terhadap prospek pembangunan di Sumatera Utara,” ujar Mundhakir.
Lebih lanjut, Mundhakir menegaskan bahwa PLN akan terus mengedepankan pelayanan prima kepada pelanggan serta memastikan keandalan pasokan listrik.
“Kami berkomitmen melayani dengan sepenuh hati. Dengan sistem kelistrikan yang semakin kuat dan andal, PLN siap mendukung pertumbuhan industri sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang efisien dan ramah lingkungan,” tambahnya.
Melalui penandatanganan SPJBTL dan MoU ini, PLN UID Sumatera Utara tidak hanya memperkuat kinerja penjualan tenaga listrik, tetapi juga menegaskan perannya sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan komitmen menuju energi bersih dan berkelanjutan. (RS)