Magister Hukum UNDHAR Yudisium 20 Lulusan 

MEDAN, KLIK7TV CO.ID – Sekolah Pascasarjana Magister Hukum Universitas Dharmawangsa (UNDHAR) Medan menyelesaikan  yudisium angkatan ke-10 tahun 2026 berjumlah 20 orang. 

Direktur Sekolah Pascasarjana UNDHAR Prof Dr Kusbianto MHum, Selasa (21/4/2026) menyebut bahwa 20 mahasiswa magister hukum itu berlatar belakang profesi, bekerja pemerintahan, Polri dan otoritas Pelabuhan Indonesia, praktisi hukum dan wirausaha.

Total alumni magister hukum sampai angkatan ke-10 berjumlah 87 orang dan yang sedang kuliah itu ada 40 mahasiswa dan 28 mahasiswa tamat tahun depan. 

Berikut nama-namanya, Hasan Basri (NPM 24911001), Nurhayati (24911004), Rahmat (NPM 24911021), Halimatussa’diah S (24911012), Bagus Winarko (24911010), Dedek Mulyanta Sembiring (24911005), Naga Raya Sinaga (24911015), Eddy Setiawan S (NPM 24911016), Ahmad Ridho Arif (NPM 24911014). 

Ahmad Syukur Siregar (NPM 24191011), Mizwan Fachry Hrp (NPM 24911013), Dwi Andrea Panjaitam (NPM 24911018), Uli Panjaitan (NPM 24911003), Rusmin Lawin (NPM 24912009), Fredy (NPM 24911008), Muhammad Bayu Dwi Arya (NPM 24912027), Indra Milwady (NPM 24911019), Raja Arief Alkautsar (NPM 24911020), Aries Redz Rosani (NPM 24911002), Sri Enart Efendi (NPM 24911006).

Mereka selesai tepat waktu rata-rata 2 tahun. Bahkan apresiasi ada 4 orang mendapat nilai istimewa dan akan di wisuda 30 Mei 2026.

“Kita berharap setelah bertambahnya berhak menyandang gelar magister hukum dapat mengimplementasikan ilmunya selama studi di sekolah pascasarjana,” terang Kusbianto.

Salah satu upaya untuk mendorong mahasiswa lulusan magister hukum tambah Kusbianto berpesan kepada para alumni saat ini di era digitalisasi dan tantangan semua teknologi yang begitu pesat dalam dinamika masyarakat kepada seluruh alumni agar terus meningkatkan ilmunya.

Alumni magister hukum harus mempunyai kajian lebih mendalam dan analisis dalam perkembangan dimana banyak sekali regulasi atau norma-norma hukum di Indonesia itu dalam implementasi masih banyak yang mengalami apa ya disharmoni antar aturan-aturan yang ada.

Kemudian juga ada yang didominasi belum bisa merespon kemajuan iptek di bidang dinamika dan bidang teknologi. Interaksi dinamika masyarakat yang begitu cepat khususnya dalam tindak pidana bisnis dan perdagangan.

“Saya pesankan supaya mereka bisa melihat perkembangan itu sehingga spesialisasi ini dijadikan dalam penelitian tesis lebih lagi diperdalam dan bisa meningkatkan ilmunya supaya mengambil program Doktor Ilmu Hukum yanh lebih spesifik,” jelasnya. 

Universitas Dharmawangsa mempunyai visi dan misi Legal Entrepreneur. Para mahasiswa magister hukum tidak harus menjadi profesi yang praktis tapi juga bisa memberikan sumbangsih keilmuan untuk menciptakan lapangan kerja dan membuka kesempatan kerja. 

“Saat ini konsentrasi hukum perdata bisnis dan hukum konsentrasi pidana korporasi yang pengembangannya juga disiapkan untuk hukum Islam, hukum kesehatan bagi dokter di bidang di pelayanan medis menarik dikembangkan,” tambah Kusbianto. 

Reporter : Sabam Silitonga

Related posts

BPBD Kota Medan Gelar Sosialisasi Kebencanaan di SD Negeri 060857 Medan

BPBD Kota Medan Gelar Sosialisasi dan Simulasi di Sekolah SMPN 6 Medan

Perkuat Kepercayaan Publik, Kapolres Humbahas Puji Langkah Transparansi Kejari Musnahkan Barang Bukti