LP-KPK Apresiasi Layanan Lounge PMI Bandara Soetta, Amri : “Sudah Sangat Baik”

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Komisi Nasional Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (Komnas LP-KPK) sangat mengapresiasi Layanan dan Kinerja Petugas Lounge PMI di Bandara International Soekarno-Hatta (Soetta) dalam penjemputan dan layanan Advokasi terhadap para Korban TPPO yang akhir-akhir ini marak dilakukan oleh Sindikat Mafia TPPO berkedok Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

“Sebaiknya Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) juga mendata LPK yang bekerja sama dengan P3MI dan juga Skema Penempatan G to G harus ada laporan kelulusannya dan ditempatkan oleh P3MI mana dan dicocokan dengan data dalam Siskoppmi,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Komnas LP-KPK Amri Abdi Piliang, SH kepada Awak media saat menjemput korban TPPO dari Armenia pada Sabtu Sore (27/12/2025)

Wakil Ketua Umum Komnas LP-KPK Amri Piliang, SH yang acap kali datang menjemput Korban TPPO ke Armenia, Serbia, Yunani dan Turkey ke Lounge PMI ini, dibangun sebagai fasilitas Very Very Important Person (VVIP) dengan ruang tunggu nyaman, jalur cepat imigrasi, posko pengaduan, dan pusat informasi membuktikan Negara Hadir dengan Pelayanan yang humanis.

“Kami LP-KPK Mendukung penuh layanan yang sudah baik ini, namun izinkan kami sumbamg saran bagi para Korban TPPO wajib diperiksa dan diambil keterangan secara terperinci agar Pelaku penempatan ilegal dapat diusut sampai ke akar-akarnya, siapa yang merekomendasikan, siapa yang antar ke Bandara saat berangkat dan di tampung dimana, apalagi banyak Oknum NGO Pemerhati PMI turut berperan dalam penempatan ilegal ke Arab Saudi Yang berkeliaran melalukan Aksi Perekrutan di Wilayah Jawa Barat dan Banten,” ungkap Amri.

Amri yang merupakan Praktisi Hukum Advocate Lex Specialist PMI dan juga Alumni PPNK 205/2024 Lemhanas RI, siap membantu KP2MI kapan saja secara Sukarela untuk melakukan Advokasi dan memberikan Pendampingan hukum untuk membuat Pengaduan ke Bareskrim Mabes Polri agar para Pelaku Kejahatan TPPO dapat terungkap.

“Bisa jadi pelakunya tidak jauh adalah yang menjemput Kedatangan korban, jika ada Oknum NGO Yang complaint terhadap layanan dan SOP Kinerja Petugas Lounge PMI di Bandara Soetta, maka dapat dipastikan merekalah Pelaku TPPO sesungguhnya, seperti Maling Teriak Maling,” ujar Amri. (ARMAN R)

Related posts

Iftar Buffet “Symphony of Nusantara” di Grandkemang Hotel

Atas Arahan Menteri P2MI, Operasi Terpadu Pemulangan Pekerja Migran dari Oman Berhasil : Negara Tegas Lawan Perekrutan Ilegal

Loloskan TKD Anak Buah Tak Pernah Ngantor Hingga Tinggalkan Hutang, Jejak Hitam Kepala UP SJBE Dishub DKI, Henrico Tampubolon