Kepsek : Berpesan Agar Isra Mi’raj Jangan Jadikan Kegiatan Ini Hanya Seremonial Belaka Sekedar Peringatan Rutin

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Keluarga besar SMA Negeri 4 Medan memperingati Isra Mi’raj dan penyambutan bulan suci Ramadan 1447 H tahun 2026 diikuti seratusan lebih siswa-siswi, guru, tenaga kependidikan. 

Kepala SMAN 4 Medan Rita Hartati SS MSi, Rabu (11/2/2026) berpesan agar Isra Mi’raj ini jangan jadikan kegiatan ini hanya seremonial belaka hanya sekedar peringatan rutin. 

“Mari kita ambil pelajaran apa yang bisa diambil nantinya dari kegiatan ini. Baik ceramah yang akan disampaikan maupun kegiatan-kegiatan lainnya yang pasti mengandung dakwah dan syiar,” ujar Rita.

Lanjut dia, salah satu oleh-oleh yang dibawa oleh Rasulullah ketika Isra Mi’raj adalah salat. Untuk itu, kedepan akan ditekankan salat dzuhur di SMAN 4 Medan.

“Kalau kita lihat presentase masih sedikit yang mengerjakan salat berjamaah. Kedepan, kita akan membuat kegiatan atau program salat zuhur apakah kita buat absen sekolah,” terangnya.

Dijelaskan Rita, biar saja terpaksa lama-lama terbiasa. Karena pada hakikatnya untuk kembali ke program khusus tentang peningkatan adab dan karakter khususnya juga dalam pelaksanaan salat.

Terakhir kata Rita, kita akan menghadapi Ramadan 1447 H yang akan datang. Semoga Ramadan tahun ini lebih baik dari tahun yang lalu atau tahun sebelumnya.

“Oleh karena itu kita sama-sama nanti berdoa agar kiranya Ramadhan datang dan kita juga mendatangi Ramadan bisa meningkatkan meningkatkan kegiatan ibadah,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kasek menyampaikan terima kasih kepada bapak dan ibu guru, panitia, pengurus OSIS, Bintalis SMAN 4 Medan yang telah membersamai kita untuk memberikan semangat kepada anak-anak. Begitu juga apresiasi kepada komite sekolah yang mendukung kegiatan ini. 

“Kepada semua pihak yang sudah bekerja keras untuk mensukseskan acara ini semoga mendapat amal jariyah dan amal saleh nantinya di akhirat,” kata Rita.

Sementara Ustaz Muhammad Fandi Al-Habibi SH mengatakan, perjalanan Isra Mi’raj dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW menggunakan iman bukan akal manusia. “Tak masuk akal tapi Isra Mi’raj hanya bisa diterima dengan iman,” ucapnya. 

Oleh karenanya, Fandi mengingatkan bahwa pendidikan agama di sekolah ditambah jam belajarnya guna meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt. Keseimbangan antara dunia dan agama sangat diperlukan. 

Katanya, pendidikan iman menjadi pondasi dalam pembentukan akhlak dan moral manusia khususnya siswa-siswi di sekolah. Tanpa pondasi iman maka banyak terjadi perbuatan yang melanggar kaidah agama islam.

Reporter : Marlan Pasaribu

Related posts

Raker Undhar Implementasikan Program Kerja 2026

SMAN 13 Medan Raih Medali Emas pada Posma ke VIII

SMKN 1 Pancur Batu Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW