MEDAN, KLIK7TV.CO ID – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dimaknai sebagai pengingat penting bagi bangsa Indonesia untuk memperkuat peran generasi muda di tengah perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan melakukan artificial intelligence (AI).
Kepala SMP Negeri 6 Medan, Mildansyah, menilai Harkitnas saat ini tidak hanya berbicara tentang sejarah kebangkitan bangsa, tetapi juga tentang kesiapan menghadapi perubahan zaman yang bergerak sangat cepat, terutama di era digital
Menurutnya, kemajuan dalam teknologi seperti digitalisasi membawa banyak manfaat pada dunia pendidikan, mulai dari kemudahan akses informasi hingga metode pembelajaran yang lebih interaktif. Namun di sisi lain, hal itu juga menjadi tantangan baru bagi generasi muda agar tidak kehilangan jati diri dan tetap memiliki karakter kebangsaan yang kuat.
Ia menegaskan bahwa “tunas bangsa” atau para pelajar harus dibimbing agar mampu menggunakan teknologi secara bijak, tidak sekadar menjadi pengguna pasif, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan etika digital yang baik.
“Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi pengingat bahwa di era AI sekalipun, nilai kebangsaan dan karakter tetap menjadi fondasi utama. Teknologi boleh maju, tetapi jati diri bangsa tidak boleh luntur,” ujarnya.
Mildansyah juga mengajak para pendidik untuk tidak hanya fokus pada penguasaan teknologi dalam pembelajaran, tetapi juga memastikan siswa memahami dampak sosial dari perkembangan mediasisial termasuk pentingnya tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Ia menambahkan, sekolah memiliki peran penting sebagai benteng dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kebangsaan.
Peringatan Harkitnas 2026 diharapkan menjadi momentum refleksi bersama bahwa kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan karakter generasi muda demi menjaga kedaulatan bangsa.
Reporter : Marlan Pasaribu