Halal Bihalal APJATI 2026, Ketum Said : Business Matching APJATI Dari Tahun ke Tahun Alami Peningkatan yang Signifikan

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) menggelar acara Halal Bihalal & Silaturahmi dengan tema “Mempererat Silaturahmi dan Membangun Semangat Baru” di Gedung APJATI, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).

Acara tersebut dihadiri Pengurus Apjati, diantaranya Ketua Umum (Ketum) APJATI Said Saleh Alwaini, Sekretaris Jenderal (Sekjen) APJATI Maria Ginting, Bendahara Umum APJATI Bagus Hermono dan pengurus APJATI lainnya.

Selain Pengurus APJATI, acara ini dihadiri sejumlah pejabat dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) antara lain Direktur Jenderal (Dirjen) Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI Dwi Setiawan Susanto, Direktur Kelembagaan Penempatan KP2MI Yusuf Setiawan, Direktur Penempatan Nonpemerintah Pada Pemberi Kerja Perseorangan KP2MI : Farid Maruf, dan Direktur Penempatan Nonpemerintah Pada Pemberi Kerja Berbadan Hukum KP2MI : Nurhayati.

Ketum APJATI Said Saleh Alwaini dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bersyukur acara ini dihadiri oleh semua pengurus APJATI serta anggota dari berbagai daerah, Serta juga dihadiri sejumlah pejabat Kementerian P2MI sehingga menambah soliditas antara pemerintah dan APJATI.

Said menyatakan, kegiatan Business matching yang dilakukan APJATI dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan karena dilakukan secara intensif baik di dalam negeri dan di luar negeri. Kegiatan Business matching tidak lepas dari dukungan KP2MI.

“Disamping Business matching, Kita adakan APJATI Academi untuk sistem pembinaan anggota, lewat Workshop memberikan informasi terbaru ke anggota APJATI. Rencananya satu tahun ke depan lebih menggelegar lagi melalui Business Matching dan Apjati Akademi,” ucap Said Saleh Alwaini.

“Kita akan ketemu pada Halal bihalal 2027 dengan event yang jauh lebih seru, dengan update yang jauh lebih banyak. Yang Insya Allah kondisinya lebih baik dari sebelumnya,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI Dwi Setiawan Susanto dalam sambutannya mengatakan, peran APJATI tidak lepas dari perjalanan suka dukanya PMI mulai dari jaman BNP2TKI, BP2MI dan KP2MI

“Begitu juga tugas dari KP2MI berangkat dari perlindungan yang strateginya harus kita perbaiki. Karena perlindungan yang efektif dari hulu sebelum penempatan, dari mulai prosedural, kompetensi yang lebih clear,” ucap Dwi Setiawan.

Sesuai Amanah Presiden Prabowo Subianto lanjutnya, penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) fokus untuk ke sektor formal untuk kompetensi – kompetensi baik hospitality, manufaktur dan sektor formal lainnya,

“Kami sudah menyiapkan agreement, kerja sama yang pasti antar pemerintah dan salah satu skema penempatan adalah skema bisa Private to Private (P to P), kalau pun ada skema Government to Government (G to G) sebagai pembukaan saja, karena penempatan G to G terbatas, karena full cover biaya seperti Jepang, Jerman dan negara lainnya yang menggunakan skema G to G,” kata Dwi Setiawan. (ARMAN R)

Related posts

Pemerintah RI Tegaskan Insiden Dogiyai Urusan Domestik, Tolak Campur Tangan Regional

Bentuk Penghormatan Negara, Panglima TNI Pimpin Upacara Pemakaman Militer

Satgas Yonarhanud 2 Kostrad Bantu Panen Padi di Perbatasan, Wujud Nyata Kemanunggalan dengan Rakyat