Dampak Kecelakaan Kapal Nuklir Dan Limbah Radioaktif Dibahas Di Seskoal

CIPULIR, KLIK7TV.CO.ID – Pasis Dikreg Seskoal angkatan ke-63, melaksanakan diskusi panel yang mengangkat permasalahan dibidang keamanan laut, terkait sinergitas TNI AL dengan stakeholder maritim. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas gabungan Gedung Samadikun Seskoal, Jakarta Selatan.

Diskusi panel operasi keamanan laut (opskamla) merupakan salah satu kegiatan dalam kalender akademik Dikreg Seskoal. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan dan pemahaman Pasis terhadap permasalahan bidang kamla, guna meningkatkan keamanan perairan Indonesia dan wilayah yuridiksi nasional.

Dalam diskuisi yang mengambil tema “Sinergitas TNI Angkatan Laut Bersama Stakeholder Dalam Mengatasi Dampak Kecelakaan Kapal Perang Asing Bertenaga Nuklir dan Kapal Niaga Melakukan Pembuangan Limbah Radioaktif di Perairan Yuridiksi Indonesia” ini, menghadirkan panelis yang sangat kompeten dibidangnya. Mereka berasal dari Dinas Hukum TNI AL, Pengawas Radiasi Ahli Utama Bapeten dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana.

Dalam amanatnya, Danseskoal Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo menyampaikan kepada seluruh Pasis, agar memanfaatkan diskusi ini dengan sebaik-baiknya. Sampaikan ide yang inovatif dan pemikiran strategis, agar dapat digunakan untuk meningkatkan peran TNI AL dalam rangka menjaga kedaulatan dan penegakan hukum di laut.

“Kembangkan serta sampaikan ide-ide inovatif dan pemikiran strategis, yang dapat digunakan untuk meningkatkan peran TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan penegakan hukum di laut”, tegas Danseskoal.

Dibagian akhir, Danseskoal juga menyampaikan kepada seluruh pasis agar memanfaatkan forum diskusi ini, timbulkan pemikiran kritis sehingga menghasilkan pemikiran yang strategis.@Red

Related posts

Uji Kesiapan Kapal, KRI Prabu Siliwangi -321 Laksanakan Sea Going Lanjutan

TNI AL Alumni AAL 43/1997 Distribusikan Bantuan Pada Masyarakat Terdampak Bencana Sumatra Dan Maluku Utara

Kenang Pertempuran Laut, TNI AL Gelar Peringatan Hari Dharma Samudera 2026