HUMBAHAS, KLIK7TV.CO.ID-
Bupati Humbang Hasundutan mengikuti rapat kerja penting yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, melalui aplikasi pertemuan jarak jauh Zoom Meeting. Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan agenda kenegaraan serta menyelesaikan persoalan strategis yang menyangkut kawasan Danau Toba dan wilayah Tapanuli Raya.
Kegiatan yang dilaksanakan adalah rapat koordinasi dan konsultasi tingkat tinggi secara dalam jaringan (daring). Dua agenda utama yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan ini adalah persiapan teknis, keamanan, dan penyambutan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan, serta pembahasan teknis mengenai penanganan kondisi Danau Toba, khususnya upaya pengendalian dan pembersihan tanaman eceng gondok yang dinilai mengganggu fungsi ekosistem, keindahan, dan potensi wisata di kawasan tersebut. Selain itu, rapat juga membahas sinergi pembangunan dan pengembangan potensi wilayah se-Tapanuli Raya.
Rapat dipimpin dan dibuka secara langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Panjaitan. Peserta yang hadir dan terhubung dalam pertemuan ini antara lain Bupati Humbang Hasundutan, Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Rektor Institut Teknologi Del (IT Del), serta para perwakilan kepala daerah dari berbagai wilayah yang masuk dalam cakupan kawasan Tapanuli Raya. Kehadiran unsur pimpinan daerah, akademisi, dan perencana nasional menunjukkan keseriusan semua pihak dalam memajukan wilayah ini.
Rapat dilaksanakan secara virtual menggunakan sarana Zoom Meeting, sehingga peserta dapat mengikuti kegiatan masing-masing dari lokasi kerjanya. Bupati Humbang Hasundutan dan jajaran terkait mengikuti rapat ini dari ruang rapat atau ruang kerja resmi di lingkungan Kantor Bupati Humbang Hasundutan. Sementara peserta lain bergabung dari kantor pemerintahan masing-masing maupun lokasi yang ditentukan.
Rapat koordinasi ini dilaksanakan pada waktu yang ditetapkan dalam jadwal kerja resmi, bertujuan mematangkan persiapan sebelum kunjungan Presiden RI dilaksanakan dan menindaklanjuti permasalahan lingkungan yang membutuhkan penanganan segera di kawasan Danau Toba.
Rapat ini diselenggarakan mengingat pentingnya dua isu strategis tersebut. Pertama, rencana kunjungan Presiden RI memerlukan persiapan matang, terkoordinasi, dan terintegrasi agar berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah. Kedua, masalah eceng gondok di Danau Toba merupakan isu lingkungan dan pariwisata yang mendesak untuk diselesaikan demi menjaga keberlanjutan ekosistem dan nilai ekonomi kawasan strategis nasional tersebut. Selain itu, pertemuan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama antar daerah di wilayah Tapanuli Raya dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan yang terpadu dan berkelanjutan.
Pertemuan berlangsung melalui sistem komunikasi video dan suara secara langsung. Ketua DEN menyampaikan arahan kebijakan, prioritas pembangunan, dan harapan pemerintah pusat terkait kedua agenda tersebut. Selanjutnya, para kepala daerah dan peserta lain menyampaikan laporan kondisi di lapangan, rencana kerja yang telah disusun, kendala yang dihadapi, serta usulan dukungan yang diperlukan. Diskusi berjalan dua arah untuk mencari solusi terbaik, menyamakan persepsi, dan menetapkan langkah tindak lanjut yang konkret, terukur, dan sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi demi keberhasilan program dan penyelesaian masalah yang ada.(@HRP)