By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: FUKRI Desak Pemerintah Kedepankan Penyelesaian Melalui Dialog dan Keadilan di Tanah Papua
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Daerah > FUKRI Desak Pemerintah Kedepankan Penyelesaian Melalui Dialog dan Keadilan di Tanah Papua
Daerah

FUKRI Desak Pemerintah Kedepankan Penyelesaian Melalui Dialog dan Keadilan di Tanah Papua

admin
Last updated: July 16, 2026 1:33 pm
admin
45 minutes ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) mendesak pemerintah segera mengevaluasi pendekatan keamanan di Tanah Papua dan mengedepankan penyelesaian melalui dialog, keadilan, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

FUKRI yang merupakan delapan organisasi gereja nasional itu, menilai pendekatan yang bertumpu pada kekuatan militer belum mampu mengakhiri krisis kemanusiaan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Sikap tersebut disampaikan dalam pernyataan bersama bertajuk “Mengakhiri Krisis Kemanusiaan di Tanah Papua, Mengedepankan Martabat Manusia, Dialog, dan Keadilan, Bukan Militerisasi” di Kantor Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (16/7/2026).

Dalam pernyataan itu, FUKRI menyebut konflik bersenjata yang terus berlangsung di Papua telah menimbulkan korban jiwa dari berbagai kalangan, baik Orang Asli Papua, warga sipil non-Papua, aparat keamanan, maupun pihak lain yang berada dalam pusaran konflik. Kelompok yang paling rentan, seperti perempuan, anak-anak, tokoh agama, tenaga kesehatan, guru, petani, dan masyarakat adat, disebut menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya.

“Peristiwa-peristiwa tragis yang kembali terjadi di Intan Jaya dan sejumlah wilayah konflik lainnya memperlihatkan bahwa krisis kemanusiaan di Papua bukan lagi persoalan insidental, melainkan krisis struktural yang terus berulang tanpa penyelesaian yang bermartabat,” kata Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty dari FUKRI

FUKRI lanjutnya, menyoroti kebijakan pemerintah yang dinilai terus memperkuat pendekatan keamanan melalui penambahan satuan militer non-organik, pembangunan instalasi pertahanan, serta pengerahan personel keamanan dalam berbagai program strategis nasional. Kebijakan tersebut perlu dievaluasi karena memunculkan pertanyaan mengenai efektivitasnya dalam menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sipil.

“Apakah pendekatan keamanan yang semakin dominan benar-benar merupakan jawaban atas kebutuhan utama Orang Asli Papua, atau justru memperpanjang rasa takut, ketidakpercayaan, dan penderitaan masyarakat sipil?” ujarnya.

Forum tersebut menegaskan keamanan sejati tidak dibangun semata-mata melalui kekuatan senjata, melainkan melalui keadilan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, perlindungan warga negara, serta kesediaan semua pihak membangun dialog yang tulus dan inklusif.

Karena itu kata Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, FUKRI mendesak pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan keamanan di Papua.

Organisasi-organisasi gereja itu juga meminta pemerintah memberikan prioritas utama pada penanganan krisis kemanusiaan, terutama bagi ribuan warga yang mengungsi akibat konflik dan masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pangan, pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan, serta pelayanan pastoral.

Selain itu, FUKRI kembali menegaskan bahwa dialog kemanusiaan merupakan jalan paling bermartabat untuk menyelesaikan persoalan Papua.

“Dialog bukanlah tanda kelemahan negara, melainkan wujud kedewasaan demokrasi. Dialog merupakan keberanian untuk mendengarkan luka, ruang untuk saling mengakui kenyataan, membangun kepercayaan, dan mencari jalan keluar yang menghormati martabat seluruh pihak,” tegas Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty.

FUKRI juga menyerukan kepada Presiden Republik Indonesia beserta seluruh pemangku kepentingan agar menempatkan penyelamatan kehidupan manusia sebagai prioritas tertinggi dalam setiap kebijakan di Tanah Papua.

“Gereja tidak berpihak kepada kekerasan dalam bentuk apa pun. Gereja berpihak kepada kehidupan, kepada mereka yang terluka, kepada para pengungsi, kepada perempuan dan anak-anak, kepada masyarakat adat, dan kepada setiap keluarga yang kehilangan orang-orang yang mereka kasihi,” kata Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty.

Di sisi lain, FUKRI mengajak seluruh gereja di Indonesia memperkuat pelayanan kemanusiaan melalui pendampingan pastoral, trauma healing, pendidikan perdamaian, pemberdayaan masyarakat, serta pelayanan bagi para pengungsi dan kelompok rentan di Papua. Mereka juga meminta pemerintah memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi gereja untuk menjalankan panggilan kemanusiaannya tanpa stigma maupun rasa takut.

Pernyataan sikap bersama tersebut ditandatangani Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Rm. Aloysius Budi Purnomo, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Pdt. Eliver Radjagoekgoek, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga-lembaga Injili Indonesia (PGLII) Pdt. Ronny Mandang, Ketua Umum Persekutuan Baptis Indonesia (PBI) Pdt. Rendy Alexander Chuang, pimpinan Gereja Bala Keselamatan Indonesia (GBK) Kolonel Hosea Makagiantang, pimpinan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Pdt. Frend Frans, serta pimpinan Gereja Orthodox Indonesia (GOI) Metrophanes Dedy Sutanto. (ARMAN R)

You Might Also Like

Sidak TKA, Kemnaker Temukan 364 WNA Bekerja Tanpa RPTKA di Ketapang
Bupati Humbang Hasundutan Resmi Buka POPKAB 2026, Tekankan Sportivitas Dan Pembinaan Atlet Muda
Pesantren AR-Raudlatul Hasanah 2 Lumut adakan Upacara Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy
Kepala Suku Besar Paniai Ajak Masyarakat Dukung Kepolisian Jaga Keamanan Daerah
Yayasan Keluarga Kecamatan Wedung Demak Gelar Mudik Gratis
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Petinju Yonif 413 Kostrad Melaju ke Babak 16 Besar WBA Asia
Next Article Panglima TNI Tutup Pendidikan Pertama Akademi TNI Tahun 2026 di Cilangkap
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?