MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Isra’ Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, tetapi sebuah pelajaran besar tentang ketaatan, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab.
“Dari peristiwa inilah kita menerima perintah shalat, yang bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga sarana membentuk karakter. Integritas tentang perintah shalat. Dengan ibadah shalat, mengajarkan kita untuk tepat waktu, menjaga kebersihan, melatih kesabaran, serta menumbuhkan kejujuran dalam sikap dan perbuatan,” kata Kepala SMA Negeri 13 Medan Hj Fauziah Hasibuan MSi kepada wartawan, Rabu (28/1/2026).
Lanjut Fauziah, sebagai generasi muda para siswa-siswi adalah calon pemimpin masa depan bangsa. Maka jadikanlah nilai-nilai integritas Isra’ Mi’raj sebagai pedoman hidup.
“Tunjukkan akhlak mulia di sekolah, hormati guru, sayangi teman, disiplin dalam belajar, serta jauhi perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Ingatlah, prestasi tanpa akhlak akan kehilangan makna, dan ilmu tanpa adab akan kehilangan cahaya,” tambah Kepsek.
Fauziah berharap semoga peringatan Isra’ Mi’raj ini tidak berhenti pada seremonial semata, tetapi benar-benar mengubah cara berpikir, bersikap, dan bertindak semua peserta didik.
“Mari bersama-sama membangun generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, dan siap membawa kebaikan bagi bangsa dan agama,” terangnya.
Dikatakannya pula, peringatan hari besar agama Islam ini untuk membina mental dan rohani peserta didik agar menjadi manusia beriman dan bertaqwa, memiliki budi pekerti dan akhlak, menanamkan cinta kasih sayang dan mempunyai kepedulian dengan sesama manusia.
“Kita tetap mendukung kegiatan kerohanian keagamaan kepada peserta didik baik yang beragama muslim maupun non muslim dengan mengembangkan toleransi beragama sehingga terbina kerukunan antar umat beragama yang baik dan harmonis,” katanya.
Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik dapat mewaspadai dan menghindari perilaku akhlak yang tidak terpuji, seperti perundungan, pergaulan seks bebas, penyalahgunaan narkoba, perkosaan, geng motor, begal, pencurian, perampokan dan perilaku yang tidak baik.
Peringatan Isra Mi’raj ini dihadiri Ketua Komite SMAN 13 Medan Zulkarnain Khaldun dan diikuti 1200 anak didik dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan yang menjunjung tinggi solidaritas dan toleransi umat beragama.
Reporter : Sabam Silitonga
