By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Desa Migran Emas, Garda Terdepan Migrasi Aman bagi Pekerja Migran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Desa Migran Emas, Garda Terdepan Migrasi Aman bagi Pekerja Migran
Ekonomi

Desa Migran Emas, Garda Terdepan Migrasi Aman bagi Pekerja Migran

Arman Naker
Last updated: November 19, 2025 8:18 pm
Arman Naker
8 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Program Desa Migran Emas kini menjadi salah satu langkah strategis Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI)/BP2MI untuk memperkuat tata kelola perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) langsung dari tingkat desa.

Direktur Kewirausahaan dan
Pengembangan Usaha Produktif KP2MI, Sukarman mengatakan, program ini menyasar terwujudnya desa yang Edukatif, Maju, Aman, dan Sejahtera sebagai ekosistem migrasi aman yang menyeluruh.

“Desa Migran Emas dirancang sebagai model kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, lembaga sosial, sektor swasta, hingga relawan desa. Tujuannya, menciptakan perlindungan, layanan, serta pemberdayaan pekerja migran dan keluarganya secara terpadu sejak dari desa bukan hanya setelah pekerja migran bekerja di luar negeri,” terang Sukarman di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Program ini lanjutnya, membawa empat pilar utama yaitu makna “Emas”: Edukatif, Maju, Aman, Sejahtera
Desa berlabel Edukatif berarti mampu menyediakan ruang belajar, pelatihan, dan pusat informasi migrasi prosedural. Maju berarti desa mendorong inovasi lokal, kewirausahaan migran, hingga transformasi tata kelola desa berbasis digital.

Menurutnya, aman menegaskan pentingnya migrasi yang legal, terinformasi, dan terlindungi lewat regulasi desa, layanan aduan cepat, hingga jaringan bantuan hukum. Adapun Sejahtera, menekankan optimalisasi ekonomi desa melalui usaha produktif, UMKM, hingga pengelolaan remitansi agar memberi dampak nyata bagi keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Menurut Sukarman, desa yang ingin ditetapkan sebagai Desa Migran Emas harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain memiliki komunitas atau satgas perlindungan PMI tingkat desa atau kelurahan, infrastruktur layanan migrasi memadai, program pemberdayaan PMI dan keluarga berjalan, persentase PMI prosedural tinggi, memiliki kelompok usaha purna PMI dan adanya program atau aktivitas perlindungan PMI secara berkelanjutan

“Sampai Desember 2023, total 70 desa di 16 provinsi dan 17 kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai Desa Migran Emas,” ungkapnya

Sukarman menegaskan, Desa Migran Emas bukan sekadar program administratif, melainkan inovasi sosial yang menuntut komitmen desa dan keterlibatan aktif masyarakat. Dengan kepemimpinan kolaboratif, seluruh unsur desa dilibatkan mulai dari perencanaan hingga evaluasi program.

“Program ini juga ditopang 10 pilar layanan, mulai dari pencegahan PMI nonprosedural, perlindungan sosial, bantuan hukum, pemulangan dan reintegrasi, pemberdayaan ekonomi, literasi keuangan, pemetaan sosial, penguatan kelembagaan desa, jejaring kerja, hingga inovasi pelayanan,” papar Sukarman.

Sukarman menilai, Desa Migran Emas merupakan strategi pemberdayaan yang sangat dibutuhkan. Menurutnya, remitansi PMI selama ini terbukti menggerakkan ekonomi keluarga dan desa, tetapi banyak PMI kesulitan memulai usaha setelah kembali ke tanah air karena keterbatasan akses pelatihan, teknologi, hingga pemasaran.

“Desa Migran Emas menjadi model pemberdayaan yang mengintegrasikan perlindungan, peningkatan kapasitas, dan pengembangan usaha berbasis komunitas. Dengan tata kelola yang kuat, desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi dan pusat inovasi bagi PMI serta keluarganya,” ujarnya.

Sukarman berharap, program ini dapat memperkuat desa sebagai pusat literasi migrasi aman sekaligus memperluas kesempatan ekonomi berbasis komunitas. Desa Migran Emas diharapkan menjadi simbol bahwa migrasi bukan akhir perjalanan, melainkan awal perubahan menuju kesejahteraan yang lebih adil dan berkelanjutan. (ARMAN R)

You Might Also Like

Pastikan Awak Angkutan Sehat demi Mudik Aman, Menaker Yassierli Tinjau Posko Peduli K3 Mudik
Kementerian P2MI Siapkan Lulusan SMK Unggulan untuk Raksasa Industri Aluminium RUSAL di Rusia
Menteri P2MI Pastikan Seluruh WNI Korban Online Scam di Kamboja dalam Kondisi Aman
Menaker Imbau Perusahaan Aplikasi Transparan Dalam Pemberian BHR Keagamaan 2026
Tak Ingin Trauma PMI Terulang di Qatar, Menteri Karding : Butuh Jaminan Pelindungan, Baru Kami Kirim
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kas Kolinlamil Hadiri Pembukaan PPKM 2025 Di KRI DR. Soeharso-990
Next Article Wamenaker Apresiasi Upaya PLN Sumut Perkuat Infrastruktur SPKLU untuk Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?