27 Siswa SMK Negeri 2 Medan Lolos PTN 2026 Jalur SNBP

MEDAN, KLIK7TV.CO.ID – Sebanyak 27 siswa SMK Negeri 2 Medan berhasil lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2026 melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Para siswa tersebut diterima di berbagai kampus ternama di Indonesia, di antaranya Politeknik Negeri Medan, Universitas Negeri Medan, Universitas Sumatera Utara, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, serta UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kepala SMK Negeri 2 Medan, Ida Farida, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah berhasil menembus seleksi ketat tersebut.

“Selamat dan sukses kepada seluruh siswa. Tetap semangat dan ikuti seluruh informasi penting terkait jadwal daftar ulang serta kelengkapan administrasi di masing-masing perguruan tinggi,” ujarnya.

Para siswa yang lulus tersebar di berbagai program studi vokasi maupun sarjana, mulai dari teknik sipil, teknik mesin, teknik listrik, teknik perancangan jalan dan jembatan, hingga psikologi.

Di antaranya, Arfan Jaka Kusuma dari XII DPIB 1 diterima di D4 Teknik Sipil Politeknik Negeri Medan, Habibillah Pratama di Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan Polmed, serta Marselianus Tarigan di Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Medan.

Sementara itu, Muhammad Rifqi dari XII TITL 2 diterima di S1 Teknik Elektro Universitas Sumatera Utara, dan Kirana Aulia dari XII DPIB 3 diterima di S1 Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Selain itu, sejumlah siswa lainnya juga diterima di berbagai program studi teknik di Polmed, seperti teknik listrik, teknik mesin, teknik sipil, teknik komputer, serta teknik konstruksi dan perumahan.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan guru, serta pendampingan orang tua dalam proses pembelajaran dan persiapan seleksi masuk perguruan tinggi.

Sekolah berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik maupun keterampilan, sehingga mampu bersaing di tingkat nasional pada tahun-tahun berikutnya.

Reporter : Marlan Pasaribu

Pos serupa