By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: PLN Bekali 15 Pemuda Labuhanbatu Keterampilan dan Peralatan Usaha Barista
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Daerah > PLN Bekali 15 Pemuda Labuhanbatu Keterampilan dan Peralatan Usaha Barista
Daerah

PLN Bekali 15 Pemuda Labuhanbatu Keterampilan dan Peralatan Usaha Barista

admin
Last updated: July 29, 2026 12:15 pm
admin
2 days ago
Share
SHARE

RANTAUPRAPAT, KLIK7TV. COO. ID – 6Bagi sebagian orang, secangkir kopi mungkin hanya menjadi teman untuk memulai hari. Namun, bagi 15 pemuda dan pencari kerja di Kabupaten Labuhanbatu, kopi kini menjadi pintu menuju keterampilan, kemandirian ekonomi, dan harapan untuk membangun usaha sendiri.

Harapan tersebut hadir melalui Program Pelatihan Kewirausahaan Barista Coffee yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rantauprapat, berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Labuhanbatu.

Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli tersebut dirancang untuk mendukung terciptanya wirausaha baru di sektor kopi sekaligus memperluas akses peningkatan kompetensi bagi masyarakat usia produktif.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menyerahkan secara simbolis bantuan pelatihan dan paket peralatan usaha barista kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di Kantor PLN UP3 Rantauprapat, Rabu (22/7/2026). Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 15 peserta terpilih dari sejumlah wilayah di Kabupaten Labuhanbatu, khususnya Kecamatan Rantau Utara dan Rantau Selatan.

Setiap peserta memperoleh satu paket peralatan usaha yang terdiri atas satu unit mesin espresso, satu unit grinder kopi, satu set peralatan manual brew, dan satu unit timbangan digital. Para peserta juga memperoleh bahan praktik, sertifikat pelatihan, serta pembekalan keterampilan barista selama tiga hari.

Materi pelatihan mencakup teknik manual brew, dasar pengoperasian mesin espresso, milk steaming, latte art dasar, dan pelayanan pelanggan. Selain kemampuan meracik minuman, peserta dibekali pengetahuan mengenai pemasaran digital, penyusunan harga pokok produksi, penentuan harga jual, serta strategi pengelolaan usaha kopi.

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan bahwa program pemberdayaan masyarakat perlu diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kemandirian agar bantuan yang diberikan dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.

“Pemberdayaan bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sarana agar masyarakat memiliki keberanian untuk memulai usaha. Kami berharap para peserta dapat menjadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk meningkatkan pendapatan dan pada waktunya menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Mundhakir.

Menurut Mundhakir, sektor kopi memiliki peluang ekonomi yang luas karena melibatkan berbagai mata rantai usaha, mulai dari petani, pengolah, distributor, peracik kopi, hingga pelaku usaha kedai. Peluang tersebut perlu ditangkap melalui peningkatan kompetensi, inovasi produk, konsistensi kualitas, pelayanan yang baik, serta pemanfaatan teknologi digital.

Ia menambahkan, kolaborasi antara badan usaha, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun program pemberdayaan yang tepat sasaran. Melalui sinergi tersebut, program diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan turut dihadiri Manager PLN UP3 Rantauprapat, Syaiful Hannan; Bupati Labuhanbatu yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd.; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Drs. Ikramsyah Putra Nasution; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Nelson Muhammad Bangun, S.T., M.M.; serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Labuhanbatu, Zulkarnain Siregar, S.Sos.

Sebanyak 15 peserta penerima manfaat telah melalui proses seleksi dan menyatakan komitmen untuk membuka maupun mengembangkan usaha mandiri di bidang kopi. Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pendampingan dari instruktur Komunitas Ikabinaenpabarista melalui sesi teori dan praktik.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga, mengapresiasi sinergi PLN dan pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah nyata PLN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semoga kolaborasi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan masyarakat,” kata Sarimpunan.

Melalui program ini, PLN UID Sumatera Utara berharap para penerima manfaat tidak hanya memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan pekerjaan secara mandiri. Usaha yang dirintis para peserta diharapkan dapat tumbuh menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif serta usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Labuhanbatu.

Kolaborasi PLN dan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tersebut sekaligus menegaskan peran perusahaan sebagai mitra pembangunan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari keterampilan meracik kopi, semangat kewirausahaan diharapkan tumbuh, berkembang, dan menjadi energi baru bagi perekonomian daerah. (RS)

You Might Also Like

Menteri Karding Berencana Bangun Migran Center Usai Dapat 2 Hektare Tanah Hibah dari Pemkot Palu
Bupati Tapanuli Utara Harapkan Dukungan BNPB terkait Mekanisme Pengadaan Lahan Relokasi Masyarakat Terdampak Bencana Hidrometeorologi.
Kejati Sumut Tetapkan Satu Orang Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Penjualan Aluminium
Awali Tahun 2025, Disiplinan Jadi Pokok Utama Pada Pra Raker IMO Sumut Di Ladang Edukasi
Sidak TKA, Kemnaker Temukan 364 WNA Bekerja Tanpa RPTKA di Ketapang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wamenaker: Job Fair Buka Peluang Kerja di Tengah Perubahan Industri
Next Article Salurkan Donasi Kemanusiaan, KP2MI Gandeng BAZNAS Perluas Jangkauan Kesejahteraan Pekerja Migran
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?