By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Menteri Mukhtarudin Dorong Kolaborasi Vokasi untuk Kirim Tenaga Kerja Profesional ke Luar Negeri
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Mukhtarudin Dorong Kolaborasi Vokasi untuk Kirim Tenaga Kerja Profesional ke Luar Negeri
Ekonomi

Menteri Mukhtarudin Dorong Kolaborasi Vokasi untuk Kirim Tenaga Kerja Profesional ke Luar Negeri

Arman Naker
Last updated: October 27, 2025 2:45 pm
Arman Naker
9 months ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID — Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menggelar audiensi strategis dengan pimpinan Universitas Nasional Pasim (Unas Pasim) Bandung, di Kantor KemenP2MI, Jakarta, Senin (27/10/2025).

Pertemuan ini menegaskan kolaborasi antara kementerian dan perguruan tinggi untuk mengoptimalkan Vokasi perlindungan serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Menteri Mukhtarudin menekankan bahwa Kementerian saat ini menjalankan dua fungsi utama regulator sekaligus operator.

“Kami tidak bekerja sendiri. Kolaborasi dengan kementerian terkait dan lembaga pendidikan seperti Unas Pasim menjadi kunci,” ujar Menteri Mukhtarudin.

Fokus : Tingkatkan Kapasitas SDM dan Vokasi

Menteri Mukhtarudin menyoroti kelemahan utama tenaga kerja Indonesia di pasar global, salah satunya yakni penguatan bahasa asing.

“Artinya, kita harus tekankan pendidikan vokasi. Tidak mungkin mengirim pekerja kita yang tidak memahami bahasa negara tujuan,” beber Mukhtarudin.

Data Kemnaker mencatat, 1,5 juta lulusan SMK belum terserap di pasar kerja domestik. Untuk itu, pemerintah meluncurkan Program Quick Win dengan memanfaatkan lembaga vokasi yang sudah ada, termasuk Unas Pasim, untuk meningkatkan kemampuan kompetitif SDM.

“Kita ingin penempatan yang berkualitas. Bisa kirim tenaga kerja profesional, bukan sekadar buruh kasar,” kata Menteri Mukhtarudin.

Unas Pasim Jadi Mitra Strategis : Menuju Go International

Rektor Unas Pasim, Prof. Dr. H. Armai Arief menyambut baik kolaborasi ini. Unas Pasim memiliki dua kampus di Bandung (fokus perguruan tinggi dan diklat) dan Sukabumi (pendidikan dari SD hingga SMK dengan bahasa Jepang wajib).

Hingga kini, Unas Pasim telah mengirim 250 lulusan ke Jepang melalui program Specified Skilled Worker (SSW) setelah menjalani pelatihan intensif 4 bulan, termasuk bahasa dan kompetensi teknis.

“Kami sudah berkonsultasi dengan pihak Jepang. Rencananya, kami akan resmikan Pasim Center SMK Go Global, sebagai pusat pelatihan migran berstandar internasional,” ungkap Ir. Sjamsuridjal, M.M, Direktur Program PASIM Go International.

Integrasi Sistem: Sertifikasi, Tata Kelola, dan Kompetisi

Adapun Kolaborasi ini rencananya akan diwujudkan melalui MoU yang mencakup Integrasi sistem tata kelola penempatan tenaga kerja, standarisasi sertifikasi kompetensi, peningkatan daya saing melalui kompetisi vokasi dan program jangka panjang yakni edukasi migran pra-penempatan, termasuk bahasa Inggris wajib.

“Kampus kami siap menyiapkan SDM untuk ke luar negeri. Bahasa Inggris menjadi syarat mutlak,” ujar Prof. Armai.

Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju penempatan tenaga kerja Indonesia yang berkualitas, terlindungi, dan berdaya saing global.

Audiensi ini juga adalah blueprint transformasi vokasi migran, dari quantity ke quality, dari buruh kasar ke profesional global.

Langkah selanjutnya yakni penandatanganan MoU dan peluncuran Pasim Center pada 2026, sebagai benchmark nasional. Kolaborasi ini bukan hanya tentang mengirim pekerja, tapi membangun martabat bangsa melalui kompetensi. (ARMAN R)

You Might Also Like

Meriahkan Hut ke-498 Jakarta, Global CEO Indonesia Gelar “Gebyar Pembauran Kebangsaan”
Wamen Christina : Indonesia Akan Optimalisasikan Penempatan Pekerja Migran Sektor Hospitality dan Kapal Pesiar
BPJS Ketenagakerjaan Dorong Gerakan Nasional Perlindungan Pekerja Informal Melalui Masjid dan RW
HIMSATAKI : Program Two and Two Sebagai Solusi Tata Kelola Penempatan PMI
Menteri Karding Titip Pesan Pekerja Migran Indonesia Bangun Jaringan Internasional
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article SMKN 1 Kutalimbaru Menerapkan Pendidikan Karakter dan Lingkungan di Sekolah
Next Article Lapas Cipinang Bersinergi dengan TNI dan Polri, Pastikan Lingkungan Hunian Aman dan Tertib
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?