By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Bertemu Aspataki, Wamen Christina Bahas Jual Beli Job Order dan Peluang Penempatan di Taiwan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Bertemu Aspataki, Wamen Christina Bahas Jual Beli Job Order dan Peluang Penempatan di Taiwan
Ekonomi

Bertemu Aspataki, Wamen Christina Bahas Jual Beli Job Order dan Peluang Penempatan di Taiwan

Arman Naker
Last updated: July 1, 2025 6:53 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani mendapat masukan dan mendengar keluhan soal penempatan pekerja migran dari Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Aspataki).

“Ini saya gagas ya. Saya ingin bertemu dengan asosiasi-asosiasi P3MI (perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia) dan mendengar permasalahan mereka,” kata Christina Aryani saat berdiskusi dengan Ketua Umum dan Sekjen Aspataki di ruang kerjanya, Selasa (1/7/2025).

Beberapa hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan ini, di antaranya soal praktik jual-beli pekerjaan atau job order di Taiwan.

“Jadi Taiwan itu memang praktik jual beli job order-nya marak sekali, dikeluhkan banyak P3MI. Nah, saya mendengarkan masukan dan bersama mencoba mencari solusi apa yang bisa dilakukan untuk minimalisir praktik ini,” ungkap Christina Aryani.

Wamen Christina mengatakan, masukan Aspataki bisa menjadi awal kementeriannya menindak permasalahan yang ada, sebagai upaya pelindungan menyeluruh bagi pekerja migran Indonesia di Taiwan.

“Kita ingin melihat sejauh mana pemerintah bisa ikut mengintervensinya, karena praktik ini terjadi di pasar negara asing,” ucap eks legislator Senayan ini.

Selain permasalahan tadi, Wamen P2MI juga mendapatkan masukan dari Aspataki bahwa peluang penempatan pekerja migran Indonesia di Taiwan masih terbuka lebar.

Apalagi saat ini menurutnya, ada ketidakpuasan dari pemberi kerja sektor formal, utamanya manufaktur terhadap pekerja migran dari Vietnam.

Ada sekitar 50 ribu hingga 60 ribu peluang penempatan pekerja migran sektor manufaktur di Taiwan yang bisa diambil pekerja migran dari Indonesia.

“Saya juga meminta asosiasi memanfaatkan peluang tersebut untuk penempatan pekerja migran Indonesia di Taiwan,” jelas Christina.

Wamen P2MI juga akan berkoordinasi dengan Taipei Economic and Trade Office atau Kamar Dagang dan Ekonomi Taipei (TETO) terkait peluang tersebut.

“Termasuk membahas rencana kunjungan ke Taiwan untuk menemui stakeholder di sana demi mencari solusi dan mengatasi tantangan-
tantangan seputar pelindungan pekerja migran Indonesia,” jelas Christina Aryani. (ARMAN R)

You Might Also Like

PLN UID Sumut Mencatat Transaksi SPKLU Naik Hingga 136% Saat Libur Waisak
Rayakan Libur Lebaran dengan Pengalaman Menginap Spesial di Swiss-Belinn Cawang Jakarta
KP2MI dan Kementerian Ketenagakerjaan Qatar Bahas Potensi Penempatan Pekerja Migran Terampil ke Qatar
Kemnaker & Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif
Optimalisasi Penempatan Pekerja Migran Indonesia Secara Legal dan Terstruktur Dapat Berikan Dampak Positif Perekonomian Nasional
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tindak Tegas Pelanggaran Hukum Di Laut, TNI AL Gagalkan Upaya Penyeludupan Arang Bakau Ilegal Di Kalimantan Barat.
Next Article Kepala Bakamla RI Hadiri Perayaan HUT ke-79 Bhayangkara
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?