By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
KLIK7TVKLIK7TVKLIK7TV
Reading: Menteri Karding Ajak Mahasiswa UIN Datokarama Palu Jadi Pekerja Migran Legal dan Terampil
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
KLIK7TVKLIK7TV
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
KLIK7TV > Blog > Ekonomi > Menteri Karding Ajak Mahasiswa UIN Datokarama Palu Jadi Pekerja Migran Legal dan Terampil
Ekonomi

Menteri Karding Ajak Mahasiswa UIN Datokarama Palu Jadi Pekerja Migran Legal dan Terampil

Arman Naker
Last updated: June 10, 2025 10:49 pm
Arman Naker
1 year ago
Share
SHARE

JAKARTA, KLIK7TV.CO.ID – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, untuk tak ragu merantau ke luar negeri sebagai pekerja migran legal dan terampil.

Menurut Menteri Karding, peluang ini bukan hanya membuka pintu rezeki, tetapi juga menjadi jalan menuju transformasi hidup.

Dalam kuliah umum yang digelar di kampus UIN Datokarama, Selasa (10/6/2025), Menteri Karding menyebut bahwa bekerja di luar negeri bisa menjadi “kuliah kehidupan” yang mampu melahirkan pemimpin – pemimpin baru di daerah.

“Banyak mantan pekerja migran sekarang jadi kepala desa, camat, bahkan anggota DPRD. Mereka punya cara berpikir yang lebih maju karena pernah melihat dunia luar. Ini yang saya sebut kuliah baru,” ucap Karding, disambut tepuk tangan mahasiswa.

Lebih dari sekadar mencari nafkah, Karding menegaskan, bahwa bekerja sebagai migran terampil adalah investasi kualitas diri. Ia menepis stigma lama yang menganggap pekerjaan ini sebagai pilihan terakhir. Menurutnya, dengan sistem pelatihan vokasi dan sertifikasi yang sedang dikembangkan pemerintah, pekerja migran Indonesia bisa bersaing di level global.

“Kita akan bangun Migran Center di kampus. Mahasiswa bisa ikut kelas bahasa Jepang, Korea, dan negara-negara tujuan lainnya. Semuanya berbasis kebutuhan dunia kerja internasional,” ujarnya.

Karding menargetkan, agar mahasiswa tidak sekadar menjadi pekerja, tetapi pekerja profesional bergaji tinggi. Ia menyebut angka gaji Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan bukan mimpi, asal dibekali keterampilan dan kesiapan mental.

“Pulang-pulang bisa jadi juragan. Mahasiswa jangan takut. Jepang, Korea, Eropa, kami fasilitasi. Yang penting mau belajar dan berani mencoba,” ucapnya dengan semangat.

Tak hanya soal pelatihan teknis, Karding juga menekankan pentingnya literasi hukum dan keuangan. Banyak kasus, menurutnya, pekerja migran tertipu kontrak atau kehilangan hasil kerja karena tidak paham cara mengelola uang.

“Ada yang kirim semua uang ke rumah, ternyata dipakai suaminya nikah lagi. Ini karena kurang literasi. Harus belajar cara mengatur keuangan dan berinvestasi,” ungkapnya, memantik tawa sekaligus keprihatinan audiens.

Menutup orasinya, Karding mengajak mahasiswa UIN Datokarama untuk menjadikan kuliah bukan sekadar mengejar ijazah, tetapi juga sebagai batu loncatan menjadi pemimpin masa depan—baik di dalam maupun luar negeri.

“Gunakan masa muda dan kesempatan kuliah sebaik-baiknya. Jangan takut merantau. Jadi pekerja migran yang legal dan terampil adalah bagian dari jalan sukses dan berkontribusi untuk negeri,” pesan Karding.

Dalam kesempatan itu, Menteri Karding juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Rektor UIN Datokarama, Lukman S. Thahir, tentang tata kelola pelatihan calon pekerja migran Indonesia di lingkungan kampus. (ARMAN R)

You Might Also Like

Wamen Christina : KUR Pekerja Migran Siap Disalurkan Usai Pengalihan Anggaran dari Kementerian UMKM
Opsen Pajak Mulai Berlaku, Terselip Kabar Baik Bagi Masyarakat Sumut
Optimalisasi Penempatan Pekerja Migran Indonesia Secara Legal dan Terstruktur Dapat Berikan Dampak Positif Perekonomian Nasional
Sindikat TPPO Pakai Surat Pernyataan Untuk Sandera Keluarga Pekerja Migran, Menteri P2MI : Itu Ilegal dan Tak Berkekuatan Hukum
Lepas 112 Calon Pekerja Migran Binaan Kadin Berangkat ke Eropa, Menteri Karding : Anda Wajah Indonesia di Mata Dunia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lewat Program G to G, KP2MI Lepas Ratusan Pekerja Migran Indonesia Wujudkan Mimpi di Korea Selatan
Next Article Patroli Malam Polres Tapteng Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Jalanan
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

Find Us on Socials

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?